Anwar Ibrahim Tuding Pemerintah Malaysia Sembunyikan Informasi MH370

Ruben Setiawan

Jum'at, 04 April 2014 | 06:09 WIB
Anwar Ibrahim Tuding Pemerintah Malaysia Sembunyikan Informasi MH370
Kru pesawat AP-3C Orion Angkatan Udara Selandia Baru dalam pencarian MH370. (Reuters//Kim Christian)

Suara.com - Tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim menuding pemerintah Malaysia sengaja menyembunyikan informasi terkait pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Menurut Anwar, sistem radar canggih yang dimiliki Malaysia memiliki kemampuan lebih banyak daripada yang diungkap ke publik.

Tudingan tersebut disampaikan Anwar dalam sebuah wawancara dengan The Telegraph. Anwar Ibrahim yakin, sistem radar yang dimiliki Malaysia tentu telah mengenali pesawat MH370 setelah pesawat itu mengubah arah dan menyeberang semenanjung Malaya.

Dirinya mengaku secara pribadi mensahkan pemasangan "salah satu sistem radar tercanggih di dunia" yang mencakup wilayah daratan Malaysia termasuk pantai timur dan baratnya. Pengesahan itu ia lakukan saat dirinya masih menjabat sebagai menteri keuangan pada tahun 1994 silam.

Anwar tidak bisa menerima begitu saja informasi yang mengatakan bahwa sistem radar Marconi tersebut tidak "melihat" perubahan arah yang dilakukan MH370. Radar itu, menurutnya, tentu mendeteksi pesawat Boeing 777 yang melintas dari timur ke barat melewati "paling tidak empat" propinsi di Malaysia.

Anwar juga mengaku heran mengapa angkatan udara Malaysia memilih bungkam. Padahal, sesuai prosedur operasional standar (SOP), hanya butuh waktu tiga menit bagi pesawat angkatan udara untuk bertindak. Namun pada kenyataannya, tidak ada respon sama sekali.

"Kami memang tidak memiliki kecanggihan seperti Amerika Serikat atau Inggris, namun kami masih mampu untuk melindungi perbatasan kami," katanya.

Anwar juga menyayangkan pemerintah yang terkesan membiarkan tim pencari menyisir di lokasi yang salah, yakni di Laut Cina Selatan. Anwar juga menuding adanya ketidakbecusan sebagian pemerintah karena tidak kunjung mengetahui yang sebenarnya terjadi pada MH370. Tapi Anwar juga menyebut adanya upaya untuk menutupi "informasi kunci".

"Saya yakin pemerintah tahu lebih banyak dari kita. Mereka punya otoritas untuk memberikan instruksi kepada angkatan udara... atau Malaysia Airlines. Mereka merahasiakan sebagian besar informasi yang butuh kita ketahui tentang misteri hilangnya MH370," kata Anwar. (Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Sinyal Terdeteksi, Sayangnya Bukan dari Kotak Hitam MH370

Satu Sinyal Terdeteksi, Sayangnya Bukan dari Kotak Hitam MH370

News | Jum'at, 04 April 2014 | 04:37 WIB

Rekaman Suara di Kotak Hitam MH370 Mustahil Di-"Recovery"

Rekaman Suara di Kotak Hitam MH370 Mustahil Di-"Recovery"

News | Kamis, 03 April 2014 | 22:47 WIB

Pencarian MH370 Perlu Bantuan Drone Bawah Laut

Pencarian MH370 Perlu Bantuan Drone Bawah Laut

News | Kamis, 03 April 2014 | 18:23 WIB

PM Abbott Tak Yakin Pencarian MH370 Bisa Sukses

PM Abbott Tak Yakin Pencarian MH370 Bisa Sukses

News | Kamis, 03 April 2014 | 12:40 WIB

Anggota Parlemen Malaysia Debat Sengit Soal MH370

Anggota Parlemen Malaysia Debat Sengit Soal MH370

News | Kamis, 03 April 2014 | 10:15 WIB

Beda dengan Pemerintah Cina, Keluarga Penumpang MH370 Masih Belum Puas

Beda dengan Pemerintah Cina, Keluarga Penumpang MH370 Masih Belum Puas

News | Kamis, 03 April 2014 | 09:07 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×