TPL-25 dan Bluefin-21, Duet Andalan Pencari MH370

Ruben Setiawan | Suara.com

Sabtu, 05 April 2014 | 05:52 WIB
TPL-25 dan Bluefin-21, Duet Andalan Pencari MH370
Pekerja menurunkan sensor pinger locator dari kapal Ocean Shield di Samudera Hidia dalam misi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370, Jumat (4/4). [Reuters/Peter D. Blair/HO]

Suara.com - Dua perangkat Angkatan Laut Amerika Serikat diikutsertakan dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Samudera Hindia. Namun, tetap saja, pencarian masih merupakan hal yang sulit untuk dilakukan lantaran luasnya zona pencarian dan terbatasnya kecepatan jelajah kedua alat tersebut.

Alat pertama bernama towed pinger locator (TPL-25). Alat ini ditarik oleh kapal dengan menggunakan kabel. TPL-25 melayang di dalam air dengan jarak 300 meter dari dasar laut. TPL-25 ini mampu mendeteksi sinyal kotak hitam dalam radius 1,6 kilometer dan hingga kedalaman 6 kilometer.

Sementara itu, satu alat lainnya adalah kapal selam tanpa awak Bluefin-21. Kapal selam tanpa awak itu memiliki panjang 4,8 meter dan berdiameter 50 sentimeter. Bluefin-21 bisa menyelam hingga 4 kilometer di bawah permukaan laut. Alat ini memiliki teknologi sonar dan kamera untuk melihat target di depannya.

Namun yang menjadi masalah, ketika menarik TPL-25, kapal hanya bisa bergerak dengan kecepatan 4 hingga 8 kilometer per jam untuk menyisir lokasi seluas 388 kilometer persegi dalam sehari. Bluefin-21 pun hanya mampu melaju dengan kecepatan 8 kilometer per jam. Dalam seharinya, alat ini hanya mampu menyisir area seluas 103 kilometer persegi.

"Mereka sangat lambat, dengan cakupan wilayah yang terbatas pula," kata Alan Diehl, seorang mantan penyidik pada Dewan Keselamatan Transportasi Nasional.

Hal senada juga diungkap juru bicara Pentagon Letnal Kolonel Laut Jeff Pool. Menurut Pool, kedua alat tersebut bekerja optimal di wilayah yang relatif sempit. Mereka bekerja secara tandem. TPL-25 mendeteksi target, sementara Bluefin-21 memetakan dasar laut.

Meski demikian, kedua alat itu punya reputasi cukup baik. TPL pernah membantu mencari pesawat Marine AV-8B Harrier yang jatuh di Teluk Oman pada tahun 2011. Sementara Bluefin-21 membantu pencarian pesawat F-15 Angkatan Udara Amerika Serikat di lepas pantai Jepang.

Terlepas dari segala keterbatasannya, kedua alat itu mau tidak mau menjadi senjata terakhir untuk menemukan kotak hitam MH370. Apalagi, baterai yang membuat kotak hitam memancarkan sinyal akan habis dalam hitungan hari. (USA Today)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejumlah Benda Ditemukan, Tak Satupun Berasal dari MH370

Sejumlah Benda Ditemukan, Tak Satupun Berasal dari MH370

News | Sabtu, 05 April 2014 | 04:56 WIB

MAS Kurangi Rute Penerbangan Kuala Lumpur-Beijing

MAS Kurangi Rute Penerbangan Kuala Lumpur-Beijing

News | Jum'at, 04 April 2014 | 18:15 WIB

Pencarian Black Box MH370

Pencarian Black Box MH370

Foto | Jum'at, 04 April 2014 | 15:34 WIB

Media Malaysia Diajak Tangkis Berita Negatif Terkait Tragedi MH370

Media Malaysia Diajak Tangkis Berita Negatif Terkait Tragedi MH370

News | Jum'at, 04 April 2014 | 14:43 WIB

Ocean Shield, Kapal yang Bisa Deteksi Black Box MH370

Ocean Shield, Kapal yang Bisa Deteksi Black Box MH370

News | Jum'at, 04 April 2014 | 09:22 WIB

Para Menteri Pertahanan ASEAN Dukung Penuh Operasi Pencarian MH370

Para Menteri Pertahanan ASEAN Dukung Penuh Operasi Pencarian MH370

News | Jum'at, 04 April 2014 | 08:52 WIB

Terkini

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:21 WIB

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:15 WIB

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:59 WIB

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:15 WIB

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:42 WIB

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:15 WIB

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:55 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Brasil, Enam Tewas Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Banjir dan Longsor Terjang Brasil, Enam Tewas Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:44 WIB