Abraham Samad: Korupsi Alami Evolusi, dari Orang Tua ke Orang Muda

Siswanto

Minggu, 06 April 2014 | 06:03 WIB
Abraham Samad: Korupsi Alami Evolusi, dari Orang Tua ke Orang Muda
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad (kiri) (ANTARA/Ardiyanto)

Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengatakan kasus korupsi di Indonesia telah mengalami evolusi dan metamorfosa dengan para pelaku yang berasal dari kalangan generasi muda.

"Zaman dulu yang melakukan korupsi adalah orang-orang di atas 40 tahun, sekarang para pelakunya dari kalangan generasi muda. Jadi korupsi di Indonesia telah mengalami evolusi," katanya pada seminar 'Masa Depan Pemberantasan Korupsi Perspektif Hukum dan Politik' di Universitas Muhamadiyah Magelang.

Ia menyontohkan terpidana kasus korupsi Hambalang Nazarudin masih relatif muda, usianya 32 tahun, dan pelaku korupsi di pegawai pajak yang ditangkap KPK malah berusia lebih muda lagi, yakni 29 tahun.

Menurut dia, korupsi juga mengalami metamorfosa. Pada masa lalu, korupsi dilakukan dengan cara sederhana dan tradisional, seperti pungutan liar terhadap pembuatan KTP.

Saat ini, katanya, berubah wujud menjadi kejahatan yang canggih, dilakukan orang-orang berpendidikan tinggi, dan sulit terdeteksi hukum biasa, seperti tindak pidana pencucian uang.

Oleh karena itu, katanya, harus menggunakan metode yang tidak biasa untuk menangani kasus korupsi di Indonesia.

Ia mengemukakan jika masih dengan metode biasa maka penegak hukum tidak mungkin bisa memberantas kasus korupsi di Indonesia.

Pada 2011-2015, KPK telah menyusun roadmap pemberantasan korupsi agar tidak bekerja serampangan.

"Kami tidak mau berfungsi sebagai pemadam kebakaran, tetapi harus mencari penyebab atau akar korupsi itu, kemudian melakukan metode pendekatan dan pencegahan korupsi," katanya.

Melalui metode pemberantasan korupsi yang dilakukannya, katanya, pada 2013 KPK berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara Rp1.193 triliun dari aspek penindakan, antara lain dengan menyita sejumlah aset koruptor lalu melelangnya.

Jumlah tersebut, katanya, lebih sedikit daripada yang berhasil diselamatkan KPK dari aspek pencegahan yang mencapai Rp2.284 triliun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Abraham Samad: Tampang Saya Lebih Cocok Ketua RT daripada Cawapres

Abraham Samad: Tampang Saya Lebih Cocok Ketua RT daripada Cawapres

News | Sabtu, 05 April 2014 | 15:18 WIB

Siti Fadilah Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

Siti Fadilah Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

News | Jum'at, 04 April 2014 | 18:05 WIB

15.000 Orang Tanda Tangani Petisi Tolak Pelemahan KPK

15.000 Orang Tanda Tangani Petisi Tolak Pelemahan KPK

News | Jum'at, 04 April 2014 | 14:26 WIB

KPK: Program Raskin Tidak Penuhi 6T

KPK: Program Raskin Tidak Penuhi 6T

Bisnis | Jum'at, 04 April 2014 | 10:00 WIB

Terkini

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:21 WIB

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:18 WIB

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:17 WIB

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Health | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:15 WIB

Energi Bersih Bawa Perubahan, Desa Binaan Pertamina Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Energi Bersih Bawa Perubahan, Desa Binaan Pertamina Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:14 WIB

Mitsubishi Fuso Hadirkan Solusi Cold Chain Terintegrasi di Expo Logistik 2026

Mitsubishi Fuso Hadirkan Solusi Cold Chain Terintegrasi di Expo Logistik 2026

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 16:10 WIB

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:07 WIB

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

×