Sinyal yang Terdeteksi Hanya Satu, Belum Tentu dari "Black Box" MH370

Ruben Setiawan

Minggu, 06 April 2014 | 15:53 WIB
Sinyal yang Terdeteksi Hanya Satu, Belum Tentu dari "Black Box" MH370
Towed Pinger Locator, alat pencari "black box" MH370. (Reuters/Australian Defence Force)

Suara.com - Laporan mengenai denyut sinyal black box yang ditangkap kapal Cina menuai sejumlah tanggapan. Sebagian tidak yakin sinyal itu berasal dari black box MH370, sementara sebagian lainnya justru antusias dengan munculnya sinyal tersebut.

Tanggapan skeptis dilontarkan Direktur Dukane Seacom, perusahaan pembuat black box, Anish Patel. Menurut dia, seharusnya ada dua sinyal yang ditangkap, bukan hanya satu.

"Saya berusaha memahami mengapa tidak ada dua sinyal - seharusnya ada sinyal kedua yang dikeluarkan oleh perekam data penerbangan ataupun perekam suara kokpit. Jadi, jika kedua alat tersebut berada pada jarak yang cukup dekat... mereka seharusnya mendeteksi dua sinyal," katanya Patel kepada CNN.

Dirinya berharap ada sinyal kedua untuk memastikan bahwa sinyal tersebut berasal dari black box MH370.

"Jadi mari kita tambah alat di perairan sehingga kita bisa menguatkan informasi tersebut, sebelum harapan orang-orang habis, sebelum kita mengecewakan keluarga (penumpang MH370) sekali lagi," kata Patel.

Namun, pendapat berbeda disampaikan Charitha Pattiaratchi, seorang profesor kelautan di Universitas Australia Barat. Dirinya justru menganggap itu sebagai kabar baik.

"(Getaran) 35,7 kHz adalah getaran buatan manusia. Tidak ada getaran lain dengan frekuensi semacam itu," katanya kepada AFP.

Dirinya juga menjelaskan bahwa black box memang sengaja dibuat untuk memancarkan getaran pada frekuensi tersebut.

"Paus atau lumba-lumba atau hujan atau gempa bawah air... mereka memiliki frekuensi yang sangat berbeda," tegas Charitha.

Terlepas dari beragam tanggapan itu, tim pencari Cina kembali mengingatkan bahwa sinyal itu belum diidentifikasi.

"Denyut sinyal yang ditangkap Haixun 01 belum diidentifikasi," kata Pusat Pencarian dan Penyelamatan Maritim Cina melalui situs mikroblog resmi mereka.

Hingga kini, kapal-kapal milik Australia dan Inggris juga terus berupaya menangkap sinyal yang dipancarkan black box MH370. (Asia One)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencari MH370 Temukan Sinyal Ketiga di Tempat yang Berbeda

Pencari MH370 Temukan Sinyal Ketiga di Tempat yang Berbeda

News | Minggu, 06 April 2014 | 18:18 WIB

Berharap Penumpang MH370 Masih Hidup, Tiga Ribu Orang Doa Bersama

Berharap Penumpang MH370 Masih Hidup, Tiga Ribu Orang Doa Bersama

News | Minggu, 06 April 2014 | 12:46 WIB

Armada-armada Canggih Pencari MH370 Bergerak ke Zona Asal Sinyal yang Diterima Kapal Cina

Armada-armada Canggih Pencari MH370 Bergerak ke Zona Asal Sinyal yang Diterima Kapal Cina

News | Minggu, 06 April 2014 | 11:46 WIB

Tragedi MH370: PM Malaysia Didukung Penuh Sahabatnya, PM Vietnam

Tragedi MH370: PM Malaysia Didukung Penuh Sahabatnya, PM Vietnam

News | Minggu, 06 April 2014 | 09:36 WIB

Tony Abbott Belum Bisa Simpulkan Kaitan Sinyal di Samudera Hindia dengan MH370

Tony Abbott Belum Bisa Simpulkan Kaitan Sinyal di Samudera Hindia dengan MH370

News | Minggu, 06 April 2014 | 09:02 WIB

Sinyal yang Dideteksi Kapal Cina di Samudera Hindia Belum Dipastikan dari MH370

Sinyal yang Dideteksi Kapal Cina di Samudera Hindia Belum Dipastikan dari MH370

News | Minggu, 06 April 2014 | 08:00 WIB

Terkini

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

×