17 Kapal dan Pesawat Bertugas Cari Tiga Sinyal Baru yang Diduga Milik MH370

Laban Laisila | Suara.com

Senin, 07 April 2014 | 07:57 WIB
17 Kapal dan Pesawat Bertugas Cari Tiga Sinyal Baru yang Diduga Milik MH370
Helikopter A S-70B-2 Seahawk (Tiger 75) saat akan mendarat di kapal Angkatan Laut Australia dalam misi pencarian MH370 (Reuters/Australian Defence Force)

Suara.com - Tim pencari gabungan dari Joint Agency Coordination Centre (JACC) hari ini, Senin (7/4/2014), akan mengerahkan 14 kapal dan 3 pesawat sipil untuk menginvestigasi sinyal yang ditangkap oleh kapal patroli Cina Haixun 01 yang terdeteksi kemarin, Minggu (6/4/2014).

Dalam pencarian sebelumnya sempat ditemukan tiga denyut sinyal itu diduga kuat merupakan frekuensi yang berasal dari kotak hitam pesawat milik MH370 yang dikabarkan ‘berakhir’ di Samudera Hindia.

Tim pencari akan mengarungi Samudera Hindia dalam radius 234 ribu kilometer.

Tim mengerahkan tiga pesawat milik Australia dan Inggris tepat di hari ke 30 pencarian sejak MH370 dinyatakan hilang sejak 8 Maret 2014 lalu.

Ketiga kapal diantaranya HMS Echo, ADV Ocen Shield, dan sebuah pesawat milik Angkatan Udara Australia .

Ocean Shield salah satu kapal yang juga telah mendeteksi sinyal berbeda dari Haixun 01 di tempat yang terpisah. Sinyal akustik itu ditemukan pada tempat yang berjarak 300 mil laut atau sekitar 500 kilometer dari lokasi penemuan dua denyut sinyal oleh kapal Cina, Haixun 01, sehari sebelumnya.

Kepala Joint Task Force 658 Peter Leavy kepada pers konferensi di Perth mengatakan HMS Echo akan tiba di daerah yang dituju kurang lebih 14 jam. Sementara Ocen Shield akan berlayar penuh seharian.

Chris Bellamy, seorang Profesor Maritim dari Universitas Greenwich, Inggris mengatakan dua denyut sinyal yang berhasil dideteksi kapal Haixun 01 milik Cina, diduga kuat adalah sinyal dari kotak hitam MAS MH370.

“(Sinyal) Itu adalah frekwensi dari kotak hitam pesawat. Setiap kapal memiliki kotak hitam, frekuensinya antara 400 khz-15 khz.Kalau bukan kotak hitam, lalu apalagi,” katanya.

Kapal Haixun milik Cina mengklaim menangkap dua sinyal akustik dengan frekwensi 37,5 khz yang berjarak sekitar 1,000 mil atau 1,600 kilometer dari Barat kota Perth, Australia.(Malaysiakini)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Semoga Baterai Kotak Hitam MH370 Tetap Bertahan

Semoga Baterai Kotak Hitam MH370 Tetap Bertahan

News | Senin, 07 April 2014 | 09:11 WIB

Analis: Ping yang Diterima Kapal Cina Kemungkinan Besar dari MH370

Analis: Ping yang Diterima Kapal Cina Kemungkinan Besar dari MH370

News | Senin, 07 April 2014 | 08:57 WIB

Tiga Denyut Sinyal Diduga Kuat Berasal dari Kotak Hitam MAS MH370

Tiga Denyut Sinyal Diduga Kuat Berasal dari Kotak Hitam MAS MH370

News | Senin, 07 April 2014 | 05:05 WIB

Cari Petunjuk MH370, Polisi Malaysia Periksa CCTV Bandara

Cari Petunjuk MH370, Polisi Malaysia Periksa CCTV Bandara

News | Minggu, 06 April 2014 | 23:00 WIB

Terkini

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:14 WIB

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:08 WIB

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:02 WIB

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI

Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:57 WIB

Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound

Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:51 WIB

Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget

Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:45 WIB

Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu

Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:43 WIB