CNN: Jokowi, Barack Obama-nya Indonesia

Ruben Setiawan

Rabu, 09 April 2014 | 18:06 WIB
CNN: Jokowi, Barack Obama-nya Indonesia
Joko Widodo (jokowi) bergaya untuk session foto majalah di Balai Kota Jakarta, Senin (7/4/2014). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Keunggulan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dalam berbagai survei calon presiden (capres) menjadi sorotan media asing. Salah satunya adalah CNN.

Tak tanggung-tanggung, dalam sebuah artikel, media itu bahkan membandingkan posisi Jokowi saat ini dengan sosok Barack Obama pada pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2008 silam, lantaran kemiripan perjalanan karir keduanya.

Di artikel itu, CNN menceritakan bagaimana Jokowi, si eksportir mebel, mengawali karir pemerintahan dengan menjadi Walikota Solo. Kemudian, mengutip pernyataan seorang pengamat, CNN menyebut ada beberapa kesamaan antara Jokowi dan Obama.

Sama seperti Jokowi, Obama juga termasuk kandidat capres yang relatif kurang dikenal, namun mampu memikat perhatian masyarakat setelah dirinya dinyatakan menjadi capres dari Partai Demokrat di Negeri Abang Sam itu.

"Siapapun yang tidak puas dengan pemerintahan yang berkuasa saat ini, menumpahkan harapan dan mimpi mereka kepadanya (Jokowi)," kata pengamat di Bower Group Asia Douglas Ramage, seperti dikutip CNN.

Ramage juga mengatakan, Jokowi akan menjadi presiden Indonesia pertama yang bukan berasal dari lingkungan militer, maupun kaum birokrat.

"Jika dirinya terpilih jadi presiden pada bulan Juli, dia akan menjadi presiden Indonesia pertama yang tidak memiliki latar belakang militer, birokrasi, maupun elit politik," kata Ramage.

Kemudian, CNN juga membahas soal "Jokowi Effect" yang muncul pascapenetapan dirinya sebagai capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). "Jokowi Effect" disebut-sebut mampu mendorong pemilih yang golput dalam pemilu sebelumnya, untuk menggunakan hak suara mereka.

Kendati demikian, menurut Ramage, muncul pula beragam keraguan terhadap sosok Jokowi, mengingat minimnya pengalaman dirinya untuk menduduki posisi puncak. Tapi, Ramage juga mengakui kuatnya aura Jokowi yang seakan menangkis segala kritik yang diarahkan padanya.

"Saat ini, Widodo memiliki "aura teflon" karena kritik tak mampu menyentuh dirinya, kata Ramage. (CNN)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Jokowi Effect" Tidak Signifikan Dongkrak Suara PDIP

"Jokowi Effect" Tidak Signifikan Dongkrak Suara PDIP

News | Kamis, 10 April 2014 | 06:01 WIB

TPS di Kampung Halaman Jokowi, PDIP Menang Telak

TPS di Kampung Halaman Jokowi, PDIP Menang Telak

News | Rabu, 09 April 2014 | 18:00 WIB

 Jokowi: PDIP Tak Mau Koalisi

Jokowi: PDIP Tak Mau Koalisi

News | Rabu, 09 April 2014 | 18:00 WIB

PDI Perjuangan Rajai Hasil "Quick Count," Begini Reaksi Jokowi

PDI Perjuangan Rajai Hasil "Quick Count," Begini Reaksi Jokowi

News | Rabu, 09 April 2014 | 17:56 WIB

 PDI Perjuangan Menang Telak di TPS Jokowi

PDI Perjuangan Menang Telak di TPS Jokowi

News | Rabu, 09 April 2014 | 17:50 WIB

Terkini

Update Korban Gempa Filipina: 19 Tewas, 12 Hilang, 100 Orang Luka-luka

Update Korban Gempa Filipina: 19 Tewas, 12 Hilang, 100 Orang Luka-luka

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:00 WIB

Jakarta 'Bersih-bersih' Parkir Liar: 456 Pelanggaran Ditindak, 11 Jukir Liar Diciduk

Jakarta 'Bersih-bersih' Parkir Liar: 456 Pelanggaran Ditindak, 11 Jukir Liar Diciduk

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:56 WIB

Terima Surat Kepercayaan, 8 Dubes Negara Sahabat Tegaskan Komitmen di Depan Prabowo

Terima Surat Kepercayaan, 8 Dubes Negara Sahabat Tegaskan Komitmen di Depan Prabowo

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:55 WIB

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:45 WIB

Anak Rentan Terpapar Bahaya Dunia Maya, Pemerintah Minta Orang Tua Jadi Pelindung

Anak Rentan Terpapar Bahaya Dunia Maya, Pemerintah Minta Orang Tua Jadi Pelindung

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:27 WIB

Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja

Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:18 WIB

KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:11 WIB

Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan

Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:09 WIB

Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas

Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:51 WIB

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:39 WIB