Koalisi, Jokowi Tolak Bagi-bagi Jatah Menteri

Madinah

Minggu, 13 April 2014 | 21:21 WIB
Koalisi, Jokowi Tolak Bagi-bagi Jatah Menteri
Joko Widodo (jokowi) bergaya untuk session foto majalah di Balai Kota Jakarta, Senin (7/4/2014). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Menyambut Pilpres 2014, bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) akan menciptakan koalisi Parpol tanpa janji bagi-bagi jatah kursi menteri.

"Silakan bergabung, karena itu perlu. Kita mau cari kawan sebanyak-banyaknya, dengan catatan tidak bagi-bagi kursi menteri. Kita bicara selesaikan masalah bangsa dan negara," kata Jokowi di Waduk Pluit, Jakarta, Minggu (13/4/2014).

Jokowi berjanji membentuk pemerintahan dengan menggandeng menteri-menteri dari kalangan profesional, bukan dari politisi apalagi titipan partai politik.

"(Menteri) Yang banyak profesional," kata dia.

Jika terpilih, Jokowi akan menerapkan pemerintahan presidensial. Artinya, tidak ada jatah pembagian menteri. Pasalnya, menurutnya jatah menteri hanya digunakan dalam pemerintahan bersifat parlementer.

"Kita ingin menyelesaikan (masalah). Ya sudah menteri itu untuk selesaikan itu, bukan buat dibagi-bagi," ujar Gubernur DKI Jakarta ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Pilpres, Jokowi Bikin "Game"

Jelang Pilpres, Jokowi Bikin "Game"

News | Minggu, 13 April 2014 | 20:46 WIB

Jokowi Janji Tetap Blusukan Setelah Jadi Presiden RI

Jokowi Janji Tetap Blusukan Setelah Jadi Presiden RI

News | Minggu, 13 April 2014 | 17:53 WIB

Jokowi Belum Ajak PKS Berkoalisi

Jokowi Belum Ajak PKS Berkoalisi

News | Minggu, 13 April 2014 | 16:45 WIB

Tinjau Waduk Pluit, Jokowi Kaget Banyak Tanaman yang Mati

Tinjau Waduk Pluit, Jokowi Kaget Banyak Tanaman yang Mati

News | Minggu, 13 April 2014 | 15:46 WIB

Jokowi dan Mantan Jenderal Ryamizard Sama-sama Jadi Wali Nikah

Jokowi dan Mantan Jenderal Ryamizard Sama-sama Jadi Wali Nikah

News | Minggu, 13 April 2014 | 14:18 WIB

Hari Ini Jokowi Istirahat, Besok Lanjut Lagi Temui Para Elite Politik

Hari Ini Jokowi Istirahat, Besok Lanjut Lagi Temui Para Elite Politik

News | Minggu, 13 April 2014 | 14:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×