Jelang Pilpres, Hati-hatilah dengan Syahwat Politik

Siswanto Suara.Com
Rabu, 23 April 2014 | 08:19 WIB
Jelang Pilpres, Hati-hatilah dengan Syahwat Politik
Hiburan dangdut dalam kampanye Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (30/3/2014)(Antara/Yudhi Mahatma)

Suara.com - Menjelang Pemilu Presiden 2014, banyak tokoh yang ingin diusung menjadi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Mereka bermanuver ke sana ke sini supaya mendapat dukungan dari partai politik.

Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Achmad Mubarok, merefleksikan hal itu sebagai syahwat.

Menurut dia, semua manusia punya syahwat ingin menjadi orang yang tertinggi.

Dalam dunia politik, kata Mubarok, namanya syahwat politik. Kalau syahwat ini tidak dikendalikan dengan benar, jadinya nafsu yang cenderung kurang bagus.

“Jika hawa nafsu politik pasti destruktif atau merusak,” kata anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat ini kepada suara.com, Rabu (23/4/2014).

Orang yang sudah menggunakan hawa nafsu politik, berpikir tentang pencapaian kemenangan melalui berbagai cara atau menghalalkan semua cara.

“Maka yang penting berhasil apapun caranya. Yang penting menang, itu hawa nafsu.”

Syahwat politik, katanya, seharusnya bisa terkendali agar tidak destruktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI