Air Keruh jadi Kendala Pencarian Korban Feri Tenggelam

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 23 April 2014 | 14:32 WIB
Air Keruh jadi Kendala Pencarian Korban Feri Tenggelam
Para penyelam pencari korban feri Sewol. (Reuters/Yonhap)

Suara.com - Para penyelam harus meraba-raba di air keruh untuk mencari jenazah korban feri Sewol yang tenggelam sepekan silam. Tak jarang, mereka harus melawan rasa takut saat mengevakuasi jenazah yang muncul di hadapan mereka.

"Kami terlatih di lingkungan berbahaya, namun terkadang sulit menumbuhkan keberanian saat kami menemukan jenazah di gelapnya air," ujar penyelam Hwang Dae-sik.

Untuk mencari korban, para penyelam harus menembus air laut yang keruh, menyusuri koridor-koridor feri yang gelap. Jarak pandang sangat pendek. Penyelam hanya bisa melihat keadaan beberapa sentimeter di depan wajah mereka. Untuk mencari jenazah, mereka hanya mengandalkan tangan, meraba-raba sekeliling mereka.

"Kami harus meraba segala sesuatunya menggunakan tangan kami. Ini adalah pekerjaan paling melelahkan dan menyedihkan sepanjang karir saya," kata Hwang

Hwang mengakui timnya telah menemukan 14 jenazah.

Para penyelam dibekali selang oksigen dan kabel komunikasi yang terhubung ke permukaan. Mereka bisa bekerja satu jam selama selang oksigen mereka tidak putus tergores sudut-sudut tajam yang ada di dalam feri nahas itu. Sementara dengan tabung oksigen, mereka bisa bekerja selama 20 menit sebelum persediaan oksigen dalam tabung itu habis.

Sampai saat ini, jumlah resmi korban meninggal dunia yang telah dievakuasi mencapai 146 orang. Sebagian besar jenazah ditemukan di bagian belakang dek keempat bagian belakang kapal. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Kru Feri Sewol Tidak Lepaskan Sekoci Penyelamat

Ini Alasan Kru Feri Sewol Tidak Lepaskan Sekoci Penyelamat

News | Selasa, 22 April 2014 | 13:33 WIB

Panggilan Darurat Pertama dari Feri Tenggelam Ternyata Dilakukan Seorang Bocah

Panggilan Darurat Pertama dari Feri Tenggelam Ternyata Dilakukan Seorang Bocah

News | Selasa, 22 April 2014 | 12:28 WIB

Tidak Ada Perintah dari Kapten Kapal untuk Tinggalkan Feri

Tidak Ada Perintah dari Kapten Kapal untuk Tinggalkan Feri

News | Selasa, 22 April 2014 | 08:36 WIB

Artis Korea Ramai-Ramai Sumbang Bantuan untuk Korban "Sewol"

Artis Korea Ramai-Ramai Sumbang Bantuan untuk Korban "Sewol"

Entertainment | Selasa, 22 April 2014 | 06:07 WIB

Kapten Feri Sewol Pernah Sesumbar Kapalnya yang Paling Aman

Kapten Feri Sewol Pernah Sesumbar Kapalnya yang Paling Aman

News | Senin, 21 April 2014 | 13:30 WIB

Presiden Korsel: Kapten Feri Sewol Bunuh Ratusan Penumpangnya

Presiden Korsel: Kapten Feri Sewol Bunuh Ratusan Penumpangnya

News | Senin, 21 April 2014 | 12:46 WIB

Murka, Keluarga Penumpang Feri Ingin Bertemu Presiden Korsel

Murka, Keluarga Penumpang Feri Ingin Bertemu Presiden Korsel

News | Minggu, 20 April 2014 | 19:15 WIB

Terkini

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB