Ketua PAN: Pemilu Sekarang Seperti Jualan Rokok

Siswanto Suara.Com
Sabtu, 26 April 2014 | 14:50 WIB
Ketua PAN: Pemilu Sekarang Seperti Jualan Rokok
Ilustrasi: Warga Papua menggunakan hak suara pada pemilu legislatif. (Antara/Yudhi Mahatma)

Suara.com - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Didik J Rachbini menilai biaya pemilu tahun 2014 sangat mahal. Bahkan, ia mengibaratkan pemilu sekarang seperti berjualan produk rokok.

"Pemilu sekarang semakin mahal, tidak beda seperti jualan rokok. Karena popularitas, harus mengenalkan diri, mengenalkan produk," kata Didik di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/4/2014).

Didik menambahkan karena biaya politik mahal, membuat peserta pemilu yang berkualitas sulit tampil karena ketiadaan dana.

Dengan kata lain, peserta pemilu yang berhasil lolos menjadi anggota DPR RI banyak yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon juga mengatakan bahwa pemilu sekarang menguntungkan bagi mereka yang memiliki banyak duit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI