Penumpang Mabuk Virgin Air Tenggak Pil Sakit Kepala Dicampur Soda

Laban Laisila

Minggu, 27 April 2014 | 22:32 WIB
Penumpang Mabuk Virgin Air Tenggak Pil Sakit Kepala Dicampur Soda
Personel TNI AU berjaga di samping pesawat Virgin Australia di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/4). [Antara/Nyoman Budhiana]

Suara.com - Pembuat onar dalam penerbangan Virgin Australia, Matt Christopher (28) mengaku panik sehingga memicu terjadinya insiden pilot pesawat menekan tombol ancaman pembajakan kepada menara pengawas lalu lintas udara (ATC) Bandara Ngurah Rai, Bali.

"Saya hanya ingin mengatakan bahwa ini kesalahpahaman besar. Saya mengalami kepanikan dan hanya ingin menggunakan toilet," kata Matt Christopher usai diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali di Denpasar, Minggu (27/4/2014).

Matt diperiksa selama hampir delapan jam sejak pukul 11.00 hingga pukul 20.00 Wita di ruang Pelayanan Pengaduan Masyarakat lantai empat gedung Ditreskrimsus Polda Bali.

Kepada wartawan, dia mengaku akibat kepanikannya itu, dirinya lalu menggedor pintu kokpit.

Namun Matt tidak menyebutkan apa penyebab dirinya mengalami kepanikan selama dalam penerbangan dari Brisbane menuju Denpasar itu.

Juru Bicara Polda Bali Ajun Komisaris Besar Hery Wiyanto menyampaikan, Matt mengaku sempat meminum empat butir pil sakit kepala dan dua butir kapsul obat antipegal yang dicampur dengan dua kaleng minuman bersoda.

Lelaki yang diketahui memiliki istri berinisial S dari Bandung, Jawa Barat itu enggan melayani pertanyaan wartawan yang telah menunggunya.

"Maaf saya tidak bisa jawab. Tetapi seperti yang saya katakan Pemerintah Indonesia sangat membantu," ucapnya.

Matt Christopher menggegerkan dunia penerbangan nasional dan internasional saat ditangkap petugas gabungan sesaat setelah mendarat di Bandara Ngurah Rai karena ulahnya yang membuat onar di dalam pesawat berbendera Australia itu pada Jumat (25/4).

Indonesia sendiri tidak bisa menjerat pidana Matt mengingat insiden tersebut terjadi di dalam pesawat yang terdaftar bukan di Indonesia.

Sesuai dengan Konvensi Tokyo Tahun 1963 tentang penerbangan, negara tempat pendaratan pesawat yang mengalami insiden tersebut hanya bisa melakukan investigasi dan hasil tersebut diserahkan kepada negara tempat pesawat itu terdaftar, dalam hal ini Australia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pria Mabuk di Pesawat Virgin Australia Belum Ditetapkan Tersangka

Pria Mabuk di Pesawat Virgin Australia Belum Ditetapkan Tersangka

News | Sabtu, 26 April 2014 | 12:47 WIB

Polda Bali Jadwalkan Pemeriksaan Kru Pesawat Virgin Australia

Polda Bali Jadwalkan Pemeriksaan Kru Pesawat Virgin Australia

News | Sabtu, 26 April 2014 | 10:32 WIB

Penumpang Mabuk Virgin Australia Lepas dari Tuduhan Pembajakan

Penumpang Mabuk Virgin Australia Lepas dari Tuduhan Pembajakan

News | Jum'at, 25 April 2014 | 20:03 WIB

Darah dan Urin Penumpang Mabuk Virgin Australia Diperiksa

Darah dan Urin Penumpang Mabuk Virgin Australia Diperiksa

News | Jum'at, 25 April 2014 | 18:31 WIB

Terkini

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

×