Ibu Kandung Emon Pasrah Terhadap Kasus Anak

Achmad Sakirin | Suara.com

Selasa, 13 Mei 2014 | 17:59 WIB
Ibu Kandung Emon Pasrah Terhadap Kasus Anak
Ilustrasi [shutterstock]

Suara.com - Solihah, Ibu kandung tersangka kejahatan seksual kepada ratusan anak di Kota Sukabumi yakni AS alias Emon menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum anaknya tersebut kepada pihak kepolisian. Ia juga menyatakan pasrah terhadap kasus yang menjerat anaknya tersebut.

"Saya pasrah dengan kasus yang menjerat anak saya ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan diharapkan hukuman yang diberikan kepada si Aa (Emon,red) bisa membuat dirinya berubah dan tidak lagi melakukan hal seperti itu lagi," kata Solihah, Selasa (13/5/2014).

Menurutnya, dirinya dan adik-adiknya serta keluarga tidak pernah menyangka Emon memiliki kelainan seksual yakni, karena dalam kehidupan keseharian anak sulung dari tiga bersaudara ini tidak pernah menunjukan hal-hal yang negatif.

Namun diakuinya, tingkah Emon sedikit kewanitaan seperti cara berjalan dan yang pasti anaknya itu sangat manja kepada ibunya sebab sudah enam tahun tersangka pedofil ini ditinggal oleh ayahnya karena meninggal dunia.

Selain itu, pihak keluarga juga menerima seberat apapun hukuman yang akan dijatuhkan kepada anaknya itu, karena sudah menjadi menjadi resiko.

Namun demikian pihaknya meminta kepada aparat penegak hukum agar anaknya itu juga bisa mendapatkan terapi untuk mengobati kelainan seksualnya itu, sehingga jika nantinya sudah bebas menjalani hukuman anaknya bisa kembali hidup secara normal.

"Apapun hukumannya yang diberikan kepada si Aa kami terima, karena itu sudah menjadi tanggung jawabnya. Kami sebagai keluarga apalagi saya sebagai ibu kandungnya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk anak saya itu. Karena di mata kami si Aa adalah orang baik yang menjadi tulang punggung keluarga, bahkan ingin memberangkatkan saya berhaji," tambahnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Kekerasan Seks

Pengamat: Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Kekerasan Seks

News | Selasa, 13 Mei 2014 | 13:18 WIB

Mensos: Pelaku Kekerasan Anak Bila Perlu Dihukum Mati

Mensos: Pelaku Kekerasan Anak Bila Perlu Dihukum Mati

News | Senin, 12 Mei 2014 | 16:24 WIB

Keluarga Efektif Jauhkan Anak dari Kekerasan

Keluarga Efektif Jauhkan Anak dari Kekerasan

News | Minggu, 11 Mei 2014 | 11:42 WIB

120 Bocah Tercatat di Buku Harian Emon

120 Bocah Tercatat di Buku Harian Emon

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 16:11 WIB

Sembilan Bocah Pergoki Emon Lecehkan Korban

Sembilan Bocah Pergoki Emon Lecehkan Korban

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 13:29 WIB

MUI: Bila Perlu Hukuman Emon Adalah Rajam

MUI: Bila Perlu Hukuman Emon Adalah Rajam

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 11:40 WIB

Terkini

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:28 WIB

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:52 WIB

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:50 WIB

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:09 WIB

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:08 WIB

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07 WIB

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:37 WIB

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:55 WIB