Array

Manuver Aburizal Temui Jokowi di Pasar Gembrong Menuai Kritik Pedas

Siswanto Suara.Com
Rabu, 14 Mei 2014 | 11:34 WIB
Manuver Aburizal Temui Jokowi di Pasar Gembrong Menuai Kritik Pedas
Capres Joko Widodo dan ARB berkunjung ke Pasar Gembrong. Jakpus (13/5). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Calon presiden dari Partai Golongan Karya (Golkar) Aburizal Bakrie secara mendadak bertemu calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) di Pasar Gembrong, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2014) malam. Pertemuan ini merupakan salah satu upaya untuk penjajakan koalisi menjelang Pemilu Presiden 9 Juli.

Langkah Aburizal menemui Jokowi ternyata mendapat tanggapan kritis dari tokoh senior Partai Golkar, Zainal Bintang, yang diungkapkan kepada suara.com, Rabu (14/5/2014).

Menurut Zainal, manuver Aburizal memproses koalisi dengan Jokowi melalui pertemuan di Pasar Gembrong merupakan langkah pribadi karena tanpa melibatkan pengurus harian DPP Partai Golkar.

"Sesuai AD/ART Partai Golkar, kepemimpinan di Partai Golkar bersifat kolegial-kolektif. Jadi sebagai ketua umum, Aburizal tidak bisa seenaknya sendiri bermanuver. Apalagi jika manuver itu untuk hal-hal yang bersifat strategis," kata Zainal.

Sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan DPP Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Zainal mengatakan ia dan teman-temannya di ormas Partai Golkar menganggap tindakan Aburizal menemui Jokowi di Pasar Gembrong merupakan langkah yang melecehkan Partai Golkar sebagai partai besar.

"Langkah itu jelas-jelas merendahkan martabat dan kehormatan Partai Golkar," kata Zainal.

Zainal menambahkan, menurut informasi yang ia terima, sejumlah pimpinan DPD I mengaku terkejut dengan langkah Aburizal bernegosiasi dengan Jokowi di Pasar Gembrong.

"Mereka mempertanyakan, mengapa mereka tidak diberitahu dengan langkah Aburizal seperti itu," katanya.

Zainal juga mengatakan, menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad, sebenarnya Aburizal sudah berkali-kali minta untuk bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, tapi tidak pernah direspon SBY.

"Karena merasa kesal, Aburizal secara demonstratif naik helikopter bersama Ring I-nya bertandang ke kediaman Prabowo. Ternyata dengan Prabowo pun Aburizal bertepuk sebelah tangan," ungkap Zainal.

Menurut sumber di internal Partai Golkar yang disampaikan kepada Zainal, Aburizal setengah memaksakan diri untuk bertemu Jokowi di Pasar Gembrong karena ingin mengimbangi kunjungan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa ke kantor kepresiden dan diterima dengan baik oleh Presiden SBY.

"Banyak yang menyesalkan langkah Aburizal yang emosional dan tanpa perencanaan serta tujuan yang jelas," kata Zainal.

Zainal mengingatkan agar Aburizal tetap berjalan di atas koridor partai, yakni segala bentuk perubahan yang terkait dengan posisi Aburizal sebagai calon presiden harus tetap dibicarakan lebih dulu dalam Rapat Pimpinan Nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI