Wapres: Indonesia Rentan terhadap Degradasi Koral

Doddy Rosadi

Jum'at, 16 Mei 2014 | 13:43 WIB
Wapres: Indonesia Rentan terhadap Degradasi Koral
Wakil Presiden Boediomo. (Setkab.go.id)

Suara.com - Hampir 60 juta penduduk Indonesia hidup di daerah garis pantai, dan merupakan populasi manusia dengan jumlah terbanyak di dunia yang terkait dengan terumbu karang. Wakil Presiden Boediono mengatakan, kondisi ini membuat Indonesia rentan terhadap degradasi koral.

Saat membuka World Coral Reef Conference di (WCRC) 2014 di Grand Kawanua Center, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (16/5/2014), Boediono menyebutkan, ketika terjadi peningkatan suhu air laut akibat perubahan iklim global tahun 2010, timbul kerusakan karang koral dalam jumlah besar di seluruh Asia Tenggara. Tak sedikit pula kerusakan yang disebabkan oleh ulah langsung manusia.

“Polusi maritim, yang tidak terkendali, pembuangan limbah kapal, dan penangkapan ikan yang berlebihan dan destruktif di perairan Indonesia merupakan permasalahan yang mendapat perhatian pemerintah Indonesia dan perlu ditangani bersama,” kata Boediono, seperti dilansir laman Setkab.go.id.

Wapres juga merinci daerah yang terkena dampak paling besar dari kondisi tersebut ada di sekitar wilayah Sumatera dan Sulawesi. Kerusakan ringan dan sedang juga terlihat di Laut Jawa, Bali, Lombok, Papua bagian Utara dan Kepulauan Maluku.

Dalam kesempatan itu, Boediono mengingatkan bahwa terumbu karang adalah bagian dari ekosistem dunia yang harus dipelihara. Ia menyebutkan, terumbu karang Indonesia sangat kaya dengan keanekaragaman hayati di dunia.

Di antara terumbu-terumbu karang Indonesia, lanjut Wapres, hidup berbagai ragam ikan dan hewan laut dengan beragam macamnya, hewan karang tercatat memiliki spesies yang cukup banyak di perairan Indonesia. “Semua tipe karang koral ada di perairan Indonesia, termasuk fringing reefs, barrier reefs, dan patch reefs,” paparnya.

Boediono berharap, WCRC sebagai forum global pertemuan pemerintah yang pertama kali diadakan, dapat menghasilkan kesepakatan global menuju pengelolaan terumbu karang yang berkelanjutan.

“Dalam pertemuan ini kita bekerja untuk menyepakati suatu communiqué mengenai pengelolaan terumbu karang yang berkelanjutan,” kata Boediono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2.671 Substrat Karang Dipasang di Kepulauan Seribu, Bisakah Percepat Pemulihan Terumbu Karang?

2.671 Substrat Karang Dipasang di Kepulauan Seribu, Bisakah Percepat Pemulihan Terumbu Karang?

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 16:55 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Banyuwangi Tenggelamkan 35 Apartemen Ikan untuk Pulihkan Laut

Banyuwangi Tenggelamkan 35 Apartemen Ikan untuk Pulihkan Laut

Foto | Rabu, 19 November 2025 | 11:30 WIB

84 Persen Terumbu Karang Dunia Sudah Memutih, Ilmuwan: Waktu Kita Hampir Habis

84 Persen Terumbu Karang Dunia Sudah Memutih, Ilmuwan: Waktu Kita Hampir Habis

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:57 WIB

Studi: Permukaan Laut Samudra Hindia Naik Lebih Awal dari Perkiraaan

Studi: Permukaan Laut Samudra Hindia Naik Lebih Awal dari Perkiraaan

Your Say | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:14 WIB

Pulihkan Terumbu Karang, Perkuat Kehidupan Pesisir, Langkah Nyata PNM untuk Keberlanjutan Lingkungan

Pulihkan Terumbu Karang, Perkuat Kehidupan Pesisir, Langkah Nyata PNM untuk Keberlanjutan Lingkungan

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:47 WIB

Mengapa Intervensi Iklim di Lautan Bisa Jadi Bumerang? Ilmuwan Global Peringatkan Hal Ini

Mengapa Intervensi Iklim di Lautan Bisa Jadi Bumerang? Ilmuwan Global Peringatkan Hal Ini

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 09:55 WIB

Karang di Kalimantan Ungkap Dampak Penggundulan Hutan ke Laut Sejak 1950, Bagaimana Bisa?

Karang di Kalimantan Ungkap Dampak Penggundulan Hutan ke Laut Sejak 1950, Bagaimana Bisa?

News | Jum'at, 04 Juli 2025 | 13:15 WIB

Menjaga Surga Bawah Laut Lewat Inisiatif Bersih Sampah di Bunaken

Menjaga Surga Bawah Laut Lewat Inisiatif Bersih Sampah di Bunaken

Lifestyle | Selasa, 27 Mei 2025 | 19:27 WIB

Terkini

Liga Indonesia vs India: Adu Tradisi, Uang, Bintang Dunia, hingga Krisis Tata Kelola

Liga Indonesia vs India: Adu Tradisi, Uang, Bintang Dunia, hingga Krisis Tata Kelola

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Paramitha Hilang 2 Tahun Ternyata Dibunuh Sopir Travel dan Dibuat Jadi Tengkorak

Paramitha Hilang 2 Tahun Ternyata Dibunuh Sopir Travel dan Dibuat Jadi Tengkorak

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24 WIB

BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG: Makanan Tak Terpantau Bisa Berujung Keracunan

BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG: Makanan Tak Terpantau Bisa Berujung Keracunan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:20 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,71 Juta/Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,71 Juta/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan

Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan

Lampung | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!

Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya

Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

×