Jadi Sasaran Perusuh, 3.000 Warga Negara Cina Dungsikan dari Vietnam

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 18 Mei 2014 | 13:32 WIB
Jadi Sasaran Perusuh, 3.000 Warga Negara Cina Dungsikan dari Vietnam
Pemadam kebakaran tampak di dekat sebuah pabrik sepatu milik pengusaha Cina yang dibakar massa Vietnam. (Reuters/Thanh Tung Truong)

Suara.com - Lebih dari 3.000 warga negara Cina diungsikan dari Vietnam menyusul kerusuhan yang terjadi di negeri tersebut. Rusuh dipicu kemarahan terhadap pengeboran minyak lepas pantai Cina di perairan yang diklaim oleh Vietnam.

Evakuasi itu dilakukan pasca bentrok selama beberapa hari antara para pekerja Cina dan perusuh Vietnam. Para perusuh menyasar para pekerja Cina dan pabrik-pabrik yang dimiliki pengusaha Cina. Malahan, pabrik milik pengusaha bukan Cina, namun dikira Cina, turut menjadi sasaran. Para perusuh memecahkan jendela, merusak gerbang, serta membakar kendaraan dan pabrik. Dua warga negara Cina tewas sementara lebih dari 100 lainnya terluka dalam kerusuhan tersebut.

Untuk keperluan evakuasi, pemerintah Cina mengirimkan lima kapal ke Vietnam, hari Minggu (18/5/2014). Sementara itu, enam belas warga negara Cina yang terluka parah sudah dievakuasi terlebih dahulu sejak pagi dengan menggunakan pesawat medis.

Sehari sebelumnya, atau tepatnya Sabtu (17/5/2014), Kementerian Luar Negeri Cina menyarankan agar warga negara Cina untuk menunda perjalanan ke Vietnam. Warga negara Cina yang bermukim di Vietnam pun diminta untuk tidak bepergian dari rumah mereka.

Sebagai bagian dalam upaya pencegahan masuknya warga negara Cina ke Vietnam, maskapai penerbangan Spring and Autumn berencana menunda semua penerbangan carteran dari Shanghai, Cina, ke Vietnam, hari Senin mendatang. Tak hanya itu, maskapai tersebut juga berencana menunda sembilan penerbangan yang membawa 350 penumpang menuju Vietnam selama satu bulan ke depan.

Kekerasan yang terjadi di Vietnam menuai kecaman pula dari Menteri Perdagangan Cina Gao Hucheng. Kepada Menteri Industri dan Perdagangan Vietnam Vu Huy Hoang, dirinya mengutuk kekerasan yang dilakukan kepada warga negara Cina di Vietnam. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahas Kerusuhan, Menteri Cina dan Vietnam Bertemu Hari Ini

Bahas Kerusuhan, Menteri Cina dan Vietnam Bertemu Hari Ini

News | Jum'at, 16 Mei 2014 | 17:33 WIB

Massa Buruh Rusak dan Bakar 15 Pabrik di Kawasan Industri

Massa Buruh Rusak dan Bakar 15 Pabrik di Kawasan Industri

News | Rabu, 14 Mei 2014 | 22:22 WIB

Terkini

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:26 WIB

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:12 WIB

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB