Presiden Korea Bubarkan Unit Penjaga Pantai

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 19 Mei 2014 | 07:41 WIB
Presiden Korea Bubarkan Unit Penjaga Pantai
Presiden Korea Selatan Park Geun-hye bersalaman dengan keluarga penumpang feri Sewol. (Reuters/Do Kwang-hwan)

Suara.com - Presiden Korea Sekatan Park Geun-hye memutuskan untuk membubarkan unit penjaga pantai. Keputusan ini dilakukan pascakasus tenggelamnya kapal feri Sewol yang menewaskan lebih dari 300 orang.

Park menilai, penjaga pantai lamban dalam melakukan tindakan ketika kapal tersebut karam. Akibatnya, jumlah penumpang yang tewas sangat banyak. Dengan dibubarkannya unit penjaga pantai, tanggung jawab untuk memantau pantai dan keselamatan penumpang kapal laut akan diambil alih oleh Badan Keamanan Darurat Nasional.

Selain membubarkan unit penjaga pantai, Presiden Park juga meminta maaf atas terjadinya musibah tersebut.

“Sebagai Presiden, saya bertanggung jawab atas nyawa dan juga keselamatan seluruh warga Korea Selatan. Saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban,” kata Park.

Sebelumnya, kapten kapal dan tiga kru kapal Feri Sewol yang tenggelam bulan lalu didakwa telah melakukan pembunuhan massal. Apabila terbukti, maka kapten kapal Lee Joon-Seok, dua navigator dan seorang chief engineer terancam hukuman mati.

Mereka dituduh telah meninggalkan kapal ketika feri itu akan tenggelam. Selain itu, mereka juga meminta penumpang kapal yang sebagian besar adalah pelajar sekolah untuk tetap berada di tempat mereka.

Empat kru kapal tersebut bersama 11 kru lainnya dengan jabatan yang lebih rendah dituding meninggalkan kapal untuk mencari selamat dan meninggalkan penumpang terperangkap di dalam ruangan.F eri Sewol yang membawa 476 penumpang karam pada 16 April lalu. (AFP/CNA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aparat Keamanan Buru Ayah Pemilik Kapal Feri Sewol

Aparat Keamanan Buru Ayah Pemilik Kapal Feri Sewol

News | Jum'at, 16 Mei 2014 | 18:48 WIB

Kapten Kapal Feri Sewol Terancam Hukuman Mati

Kapten Kapal Feri Sewol Terancam Hukuman Mati

News | Kamis, 15 Mei 2014 | 11:55 WIB

Korut Sebut Presiden Korsel "Pelacur Politik"

Korut Sebut Presiden Korsel "Pelacur Politik"

News | Senin, 12 Mei 2014 | 17:59 WIB

Jenazah Penumpang Feri Sewol yang Dievakuasi Terus Bertambah

Jenazah Penumpang Feri Sewol yang Dievakuasi Terus Bertambah

News | Sabtu, 10 Mei 2014 | 13:10 WIB

Orang Tua Korban Feri Sewol Tuntut Bertemu Presiden

Orang Tua Korban Feri Sewol Tuntut Bertemu Presiden

News | Jum'at, 09 Mei 2014 | 13:07 WIB

Terkini

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:10 WIB

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:02 WIB

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB