Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
Ilustrasi kapal militer milik Amerika Serikat [Naval Technology]
  • Amerika Serikat berencana memangkas kontribusi militer konvensionalnya untuk aliansi NATO yang disampaikan di Brussels pekan lalu.
  • Pengurangan tersebut meliputi aset jet tempur, pesawat pengebom, kapal perang, serta pesawat nirawak secara signifikan.
  • Langkah ini diambil agar Amerika Serikat memiliki fleksibilitas lebih besar untuk menghadapi potensi konflik di Indo-Pasifik.

Suara.com - Amerika Serikat berencana memangkas secara signifikan kontribusi militernya untuk NATO.

Majalah Jerman Der Spiegel melaporkan, Selasa (26/5/2026), pejabat senior Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyampaikan rencana tersebut dalam pertemuan tertutup di markas NATO di Brussels pekan lalu.

Disebutkan pula, para pejabat Eropa terkejut dengan besarnya pengurangan kekuatan militer yang direncanakan AS.

Utusan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, Alexander Velez-Green, dikabarkan telah mengatakan bahwa AS akan mengurangi aset yang dialokasikan untuk pasukan siap tempur NATO.

Pengurangan itu mencakup jumlah pesawat nirawak (drone), jet tempur, pesawat pengisian bahan bakar udara, kapal perang, dan aset angkatan laut lainnya yang siap dikerahkan.

Majalah itu juga melaporkan bahwa AS akan mengurangi jumlah pesawat pengebom strategis yang dialokasikan untuk NATO.

AS juga disebut sedang mempertimbangkan pengurangan sekitar sepertiga kontribusi pesawat tempurnya untuk aliansi tersebut.

Menurut sumber diplomatik dan militer yang tidak disebutkan namanya, AS juga akan mengurangi jumlah kapal perusak yang tersedia bagi NATO.

AS juga dikabarkan tidak memiliki rencana untuk menyediakan kapal selam bagi model penempatan pasukan NATO (NATO Force Model).

Sumber militer mengatakan AS tetap akan mempertahankan kekuatan penangkal nuklirnya di Eropa.

Namun, AS meminta negara-negara Eropa mengambil tanggung jawab utama untuk pertahanan konvensional.

Menurut sumber tersebut, pengurangan itu dimaksudkan agar AS memiliki fleksibilitas lebih besar jika terjadi konflik di kawasan Indo-Pasifik tanpa harus terikat komitmen aset tertentu untuk NATO.

[ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:16 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:14 WIB

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:22 WIB

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:10 WIB

Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni

Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:59 WIB

Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ

Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:52 WIB

Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan

Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:47 WIB

DPR Setujui RUU Aceh: Zakat Kurangi Pajak, Bandara Dikelola Daerah

DPR Setujui RUU Aceh: Zakat Kurangi Pajak, Bandara Dikelola Daerah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:38 WIB

PMJ Ungkap Peran Obat Keras di Balik Aksi Anarko, Nyali Massa Demo Muncul dari Pil Koplo?

PMJ Ungkap Peran Obat Keras di Balik Aksi Anarko, Nyali Massa Demo Muncul dari Pil Koplo?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:37 WIB

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:59 WIB