Jalan Panjang Jokowi - JK dari Gedung Joang

Liberty Jemadu

Senin, 19 Mei 2014 | 13:02 WIB
Jalan Panjang Jokowi - JK dari Gedung Joang
Joko Widodo dan Jusuf Kalla deklarasi capres-cawapres di Gedung Joang 45, Jakarta [suara.com/Bowo Raharjo]

Hasil pemantauan Politicawave, lembaga yang menganalisis percakapan di dunia maya, juga menunjukkan bahwa JK menjadi cawapres yang paling banyak dibicarakan oleh para pengguna internet di Indonesia.

"Tidak hanya banyak, para netizen kita juga membicarakan JK dengan nada positif. Dia dianggap kuat dalam soal diplomasi, ekonomi, dan dikenal cepat dalam mengambil keputusan," jelas Yose Rizal, CEO dan pendiri Politicawave yang dihubungi Suara.com, Jumat (16/5/2014).

Meski demikian, Nico Harjanto, ketua yayasan Populi Center, mengatakan pemilihan JK sebagai pasangan Jokowi tidak akan banyak berpengaruh terhadap elektabilitas kedua pasangan itu di pemilihan presiden kelak.

Menurut dia, tanpa cawapres, elektabilitas Jokowi sudah berada di angka 40an persen, dengan asumsi akan ada tiga pasangan yang berlaga di pilpres.

"JK tidak banyak mengangkat suara Jokowi, paling tinggi sekitar satu persen. Sama saja dengan cawapres lain seperti Mahfud MD atau Abraham Samad," jelas Nico Harjanto.

Pengusaha asal Makassar itu, imbuh Nico, juga tidak serta-merta mendorong pemilih dari Indonesia Timur untuk memilih Jokowi di pilpres.

"Samad juga merepresentasikan Indonesia Timur dan bahkan lebih populer di kalangan anak muda karena prestasi dalam pemberantasan korupsi. Mahfud juga mewakili Timur dan populer di kalangan pemilih minoritas," beber Nico.

Palang pintu parlemen

Terlepas dari elektabilitas dalam pemilihan umum, JK sendiri dinilai bisa berperan penting dalam menjaga efektvitas pemerintahan dalam hubungannya dengan lembaga legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat.

"Dukungan parlemen dalam menjalankan pemerintahan merupakan sesuatu yang riil. Kebijakan sebagus apapun yang digagas pemerintah bisa disandera oleh parlemen jika partai-partai di parlemen tidak bersepakat mendukungnya," jelas Lucius Karus, peneliti pada Forum Masyarakat Indonesia Peduli Parlemen (Formapi).

Kekuatan suara partai pendukung Jokowi sejauh ini adalah 191 kursi, yang merupakan akumulasi kursi PDIP sebanyak 109, PKB (47), dan Nasdem (35 kursi). Dengan kata lain, Jokowi baru mendapatkan 34,10 persen dukungan di parlemen.

"Jika hanya mengandalkan prosentasi kursi seperti ini, maka efektifitas dan efisiensi usulan kebijakan pemerintah berpeluang disandera oleh partai-partai lain di parlemen," ulas Lucius.

Di sinilah, sambung Lucius, JK yang adalah mantan ketua umum Golkar periode 2004/2009 akan memainkan peran sentral. Golkar sendiri menguasai 91 kursi di DPR dan jika terjadi keriuhan di parlemen terkait kebijakan pemerintah, JK bisa menjadi palang pintu untuk menjaga jalannya pemerintahan dengan pengaruhnya di Golkar.

"JK sendiri sudah mengalami hal serupa ketika pada pemilu 2004 lalu. Walau dia tidak didukung Golkar dalam pencalonannya, tetapi setelah terpilih melalui pemilu, JK berhasil mengambil alih Golkar untuk mendukungnya di parlemen," ujar Lucius.

Karenanya, simpul Lucius, pemilihan JK tidak hanya akan strategis dalam perjalanan Jokowi di pemilihan presiden tetapi dalam mengarungi pelayaran panjang pemerintahan lima tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pidato Singkat Jokowi dan JK Saat Deklarasi Capres-Cawapres

Pidato Singkat Jokowi dan JK Saat Deklarasi Capres-Cawapres

News | Senin, 19 Mei 2014 | 12:23 WIB

Jusuf Kalla, Tipe Pemimpin yang Cepat Mengambil Keputusan

Jusuf Kalla, Tipe Pemimpin yang Cepat Mengambil Keputusan

News | Senin, 19 Mei 2014 | 12:14 WIB

Joko Widodo, Sosok Rendah Hati yang Tak Peduli Protokoler

Joko Widodo, Sosok Rendah Hati yang Tak Peduli Protokoler

News | Senin, 19 Mei 2014 | 12:06 WIB

Jelang Deklarasi Cawapres, JK Minta Dukungan via Twitter

Jelang Deklarasi Cawapres, JK Minta Dukungan via Twitter

News | Senin, 19 Mei 2014 | 10:25 WIB

Ini Alasan Jokowi Pilih Gedung Joang

Ini Alasan Jokowi Pilih Gedung Joang

News | Senin, 19 Mei 2014 | 09:57 WIB

Terkini

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB