Demokrat Kemungkinan akan Dukung Prabowo-Hatta

Siswanto

Jum'at, 23 Mei 2014 | 17:32 WIB
Demokrat Kemungkinan akan Dukung Prabowo-Hatta
Ketua Umum Partai Demkorat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi istri, Ani Yudhoyono. [suara.com/ Adrian Mahakam]

Suara.com - Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Syarif Hassan telah menegaskan sikap resmi partainya di Pemilu Presiden 2014 adalah memilih untuk tidak berkoalisi, baik dengan poros yang mengusung Joko Widodo (Jokowi) -Jusuf Kalla maupun poros yang mendukung Prabowo Subianto – Hatta Rajasa.

Namun dalam perkembangan, di pertengahan masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 nanti -- tepatnya pertengahan bulan Juni -- akan ada pengarahan dari DPP Partai Demokrat untuk memilih salah satu pasangan calon presiden, demikian dikatakan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok kepada suara.com, Jumat (23/5/2014) sore.

“Jadi setelah semua bermanuver, baru Demokrat punya arahan kepada semua kader di pertengahan kampanye nanti,” kata Mubarok.

Mubarok memprediksi nanti kader Partai Demokrat akan diarahkan untuk mendukung Prabowo-Hatta. Alasannya, saat berlangsung rapat pimpinan nasional (rapimnas) yang diselenggarakan pada Selasa (20/5/2014), tidak ada kader Partai Demokrat yang menginginkan untuk memilih pasangan Jokowi-JK.

“Di rapimnas kemarin, 22 persen suara pilih Prabowo, 21 persen pilih koalisi dengan Golkar atau jika mungkin bentuk poros baru. 56 suara netral. Tidak satupun pilih ke Jokowi,” kata Mubarok.

Mubarok menduga alasan tidak ada kader Demokrat yang memilih mendukung Jokowi karena selama ini komunikasi dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menemui jalan buntu.

“Tidak ada yang tertarik karena komunikasi dengan Bu Mega tidak pernah berhasil,” kata Prabowo.

Mubarok sendiri secara pribadi juga mendukung Prabowo – Hatta. Ia mengatakan memang tidak ada yang ideal dua pasangan capres – cawapres yang ikut Pemilu Presiden 9 Juli 2014, tapi menurut dia, Prabowo lebih tepat.

Partai Demokrat merupakan partai yang pernah dua periode berturut-turut memenangkan Pemilu Legislatif, yakni pada pemilu 2004 dan 2009. Namun di Pemilu Legislatif 2014, partai ini kalah, hanya meraih 11,19 persen suara secara nasional. Dengan kata lain, mereka gagal mengusung calon presiden sendirian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ruhut Sitompul: Demokrat Netral karena Berduka

Ruhut Sitompul: Demokrat Netral karena Berduka

News | Rabu, 21 Mei 2014 | 20:53 WIB

Partai Demokrat Pilih Tak Berkoalisi

Partai Demokrat Pilih Tak Berkoalisi

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 16:33 WIB

Majelis Tinggi Bisa Ubah Hasil Rapimnas Partai Demokrat

Majelis Tinggi Bisa Ubah Hasil Rapimnas Partai Demokrat

News | Senin, 19 Mei 2014 | 08:46 WIB

Demokrat Tentukan Sikap Politiknya Tanggal 20 Mei

Demokrat Tentukan Sikap Politiknya Tanggal 20 Mei

News | Minggu, 18 Mei 2014 | 22:46 WIB

Terkini

Suzuki Fronx Punya Varian Kuro, Tambah Fitur Keamanan Baru

Suzuki Fronx Punya Varian Kuro, Tambah Fitur Keamanan Baru

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Belum Dipublikasi, Dony Oskaria Ungkap Kendala Laporan Keuangan Danantara

Belum Dipublikasi, Dony Oskaria Ungkap Kendala Laporan Keuangan Danantara

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:03 WIB

Staf KPK Pakai Fitur Chat 'Auto-Delete' ke Ayah Demi Bocorkan Kasus Pemalang

Staf KPK Pakai Fitur Chat 'Auto-Delete' ke Ayah Demi Bocorkan Kasus Pemalang

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:03 WIB

Review Welcome to Samdal-ri: Saat Kegagalan Bukan Akhir dari Segalanya

Review Welcome to Samdal-ri: Saat Kegagalan Bukan Akhir dari Segalanya

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:00 WIB

7 Dokumen Penting saat Transaksi Jual Beli Mobil Bekas, Wajib Diperiksa sebelum Serahkan Uang

7 Dokumen Penting saat Transaksi Jual Beli Mobil Bekas, Wajib Diperiksa sebelum Serahkan Uang

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah

Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:56 WIB

High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?

High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Cushion OMG Berapa Gram? Ini Isi Bersih, Harga, dan Perbedaan 2 Variannya

Cushion OMG Berapa Gram? Ini Isi Bersih, Harga, dan Perbedaan 2 Variannya

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:43 WIB

4 Parfum Aroma Floral Woody untuk Wanita Karier, Elegan dan Profesional Sepanjang Hari

4 Parfum Aroma Floral Woody untuk Wanita Karier, Elegan dan Profesional Sepanjang Hari

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:40 WIB

Hidup di Layar: Mengapa Kita Cepat Lelah di Era yang Serba Mudah?

Hidup di Layar: Mengapa Kita Cepat Lelah di Era yang Serba Mudah?

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:30 WIB

×