Pengamat: Tergantung Kemampuan Retorika Prabowo dan Jokowi

Siswanto

Senin, 09 Juni 2014 | 13:56 WIB
Pengamat: Tergantung Kemampuan Retorika Prabowo dan Jokowi
Capres Jokowi (kiri) dan Prabowo Subianto (kanan). [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyelenggarakan debat perdana antara calon presiden Prabowo Subianto dan calon presiden Joko Widodo (Jokowi), hari ini, Senin (9/6/2014). Tema debat nanti yaitu 'Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan Bersih, dan Kepastian Hukum.'

Pengamat politik Arya Fernandez menilai tema debat tersebut sangat seksi untuk segmen debat perdana karena ketiga isu tersebut, -- demokrasi, pemerintahan bersih, penegakan hukum -- merupakan isu utama yang sekarang menjadi konsentrasi bangsa Indonesia.

"Kita tentu berharap presiden terpilih di masa mendatang dapat membangun demokrasi yang baik. Kemudian, memberikan kepastian, dan membangun pemerintahan yang bersih," kata Arya kepada suara.com.

Terkait dengan kemampuan pasangan Prabowo - Hatta Rajasa dan pasangan Jokowi - Jusuf Kalla (JK), menurut Arya, masing-masing mempunyai kapasitas untuk merealisasikan ketiga isu.

Arya menilai pasangan Jokowi - JK mempunyai pengalaman sebagai pejabat negara. Jokowi pernah menjadi Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta. Sedangkan JK juga memiliki segudang pengalaman di birokrasi, mulai dari menteri sampai wakil presiden.

Demikian juga dengan Prabowo dan Hatta Rajasa. Prabowo memiliki pengalaman panjang di dinas kemiliteran. Hatta berpengalaman di pemerintahan, di antaranya pernah menjadi menteri di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, sampai Susilo Bambang Yudhoyono.

Arya menilai kedua pasangan capres-cawapres memiliki komitmen yang tinggi terhadap pembangunan demokrasi. Setidaknya, hal itu disampaikan ketika mereka pidato di acara kampanye damai beberapa waktu yang lalu. Mereka sepakat ingin menciptakan kampanye yang bermartabat.

Kedua pasangan, kata Arya, juga memiliki komitmen yang tinggi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih.

"Saya lihat saat mereka kampanye, Prabowo ingin fokus pada penegakan hukum. Jokowi juga ingin berikan perhatian kepada penguatan KPK," kata Arya.

Yang menarik saat debat nanti adalah tinggal bagaimana kedua kandidat mencuri perhatian publik yang akan memilih mereka tanggal 9 Juli 2014.

"Itu bisa dilakukan dengan dua cara, retorika yang bagus. Kedua, kemampuan menyajikan pesan secara baik," kata Arya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Babinsa, Bawaslu Minta Keterangan Jenderal Moeldoko

Kasus Babinsa, Bawaslu Minta Keterangan Jenderal Moeldoko

News | Senin, 09 Juni 2014 | 12:11 WIB

Rais Aam PBNU: Jangan Menjelek-jelekkan Calon Lain

Rais Aam PBNU: Jangan Menjelek-jelekkan Calon Lain

News | Senin, 09 Juni 2014 | 10:58 WIB

Analis: Jokowi Kalah, Rupiah Terus Melemah

Analis: Jokowi Kalah, Rupiah Terus Melemah

Bisnis | Senin, 09 Juni 2014 | 10:37 WIB

KPU Pusat Dilaporkan ke Ombudsman RI

KPU Pusat Dilaporkan ke Ombudsman RI

News | Senin, 09 Juni 2014 | 07:32 WIB

Terkini

Riset Evident Institute: Dialog Prabowo-Gibran Dinilai Berhasil, Ekonomi Warga Masih Jadi Tantangan

Riset Evident Institute: Dialog Prabowo-Gibran Dinilai Berhasil, Ekonomi Warga Masih Jadi Tantangan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding

Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Pesta Gol di Bekasi, Persija Jakarta Bertengger di Puncak Klasemen Super League

Pesta Gol di Bekasi, Persija Jakarta Bertengger di Puncak Klasemen Super League

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:12 WIB

Menko Airlangga Sebut Gejolak Pasar Modal Bukan Tolak Ukur Kondisi Perekonomian

Menko Airlangga Sebut Gejolak Pasar Modal Bukan Tolak Ukur Kondisi Perekonomian

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Ide Rayakan Tahun Baru di Jakarta, Ada Konser Maliq & DEssentials hingga Dinner Spesial

Ide Rayakan Tahun Baru di Jakarta, Ada Konser Maliq & DEssentials hingga Dinner Spesial

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Ketika Jabatan Publik Berujung Skandal Korupsi

Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Ketika Jabatan Publik Berujung Skandal Korupsi

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Usai Dirut Jadi Tersangka, Kejagung Periksa Dua Saksi dari PT CNI

Usai Dirut Jadi Tersangka, Kejagung Periksa Dua Saksi dari PT CNI

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Lengkap! Ini Deretan Vonis Menyakitkan yang Diterima Bupati Pati Nonaktif Sudewo

Lengkap! Ini Deretan Vonis Menyakitkan yang Diterima Bupati Pati Nonaktif Sudewo

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Belanja karena FOMO atau Memang Butuh? Tantangan Lawan Konsumerisme Digital

Belanja karena FOMO atau Memang Butuh? Tantangan Lawan Konsumerisme Digital

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Meski Tak Takut Ancaman MSCI, Prabowo Diklaim Tetap Dukung Reformasi Pasar Modal

Meski Tak Takut Ancaman MSCI, Prabowo Diklaim Tetap Dukung Reformasi Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:59 WIB

×