Timses Jokowi: Tabloid Obor Rakyat Tak Beri Pendidikan yang Baik

Siswanto | Suara.com

Sabtu, 14 Juni 2014 | 13:51 WIB
Timses Jokowi: Tabloid Obor Rakyat Tak Beri Pendidikan yang Baik
Tim sukses pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla, Firman Jaya Daeli (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Tim sukses pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla, Firman Jaya Daeli, menilai konten Tabloid Obor Rakyat tidak mencerahkan masyarakat Indonesia. Isi tablod yang terbit menjelang pemilu presiden ini dianggap tidak sesuai dengan fakta.

"Masyarakat sudah membantah betul soal tabloid ini, karena sama sekali itu tidak memberikan pendidikan politik yang baik. Meskipun ini berkaitan dengan politik, tetapi harus etis juga," kata Firman di acara diskusi bertema 'Hitam Putih Kampanye' di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/6/2014).

Firman menyebut konten tabloid yang diterbitkan oleh Setiyardi, mantan wartawan Majalah Tempo yang kini menjadi asisten Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, itu hanya fitnah kepada Jokowi.

"Karena yang dirugikan tidak sekadar Jokowi dan jajaran kita, tetapi juga sebetulnya merugikan masyarakat, karena dia tidak melahirkan pendidikan politik," katanya.

Firman menambahkan Pemilu Presiden bukan sekadar untuk mencari kekuasaan, tetapi juga harus mampu memberikan pendidikan politik yang positif bagi masyarakat. Dengan demikian, kata dia, dapat mengukuhkan proses demokrasi yang benar.

Sebelumnya, anggota Dewan Pers Nezar Patria menilai konten Tabloid Obor Rakyat bukan produk jurnalistik. "Ini masuk kampanye hitam, KPU dan Bawaslu mesti bisa lebih aktif berikan respon," katanya.

Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat, Setiyardi, mengakui sengaja menerbitkan tabloid sebagai bentuk partisipasi untuk mendukung pelaksanaan Pemilu Presiden.

Setiyardi mengatakan bila ada pihak yang keberatan dengan konten tabloidnya, ia persilakan untuk memberikan klarifikasi.

"Toh saya menulis berdasarkan fakta," kata Setiyardi.

Tabloid tersebut disebarkan secara masif ke masjid-masjid dan pondok pesantren di Pulau Jawa.

Edisi pertama tabloid tersebut tertanggal 5-11 Mei 2014. Pada terbitan pertama mengangkat judul utama “Capres Boneka.” Kemudian ada karikatur Jokowi tengah mencium tangan Megawati Soekarnoputri .

Kemudian pada edisi kedua mengangkat judul utama “1001 Topeng Jokowi.”

Para tokoh agama yang menerima kiriman tabloid lewat jasa pos, heran dengan isinya. Mereka tidak percaya begitu saja dengan pesan yang ditulis tabloid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Jawaban Pendiri Tabloid Obor Rakyat

Ini Jawaban Pendiri Tabloid Obor Rakyat

News | Sabtu, 14 Juni 2014 | 12:36 WIB

Difitnah Tabloid Obor Rakyat, Jokowi: Saya Tak Urus yang Seperti Itu

Difitnah Tabloid Obor Rakyat, Jokowi: Saya Tak Urus yang Seperti Itu

News | Jum'at, 13 Juni 2014 | 11:20 WIB

Terkini

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:02 WIB

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB

Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026,  Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!

Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:43 WIB

22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah

22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:39 WIB