Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Galih Prasetyo

Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
Pemimpin gerakan Fatah Palestina, Marwan Barghouti, dilaporkan mengalami serangkaian serangan brutal di penjara Israel dalam beberapa pekan terakhir. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Pemimpin gerakan Fatah, Marwan Barghouti, mengalami serangkaian serangan fisik brutal di penjara Israel sepanjang periode Maret hingga April.
  • Pengacara mengungkapkan Barghouti dipukuli dan diserang anjing di Penjara Ganot serta Megiddo tanpa mendapatkan perawatan medis yang layak.
  • Insiden kekerasan terhadap tokoh berusia 66 tahun tersebut memicu kekhawatiran serius mengenai kondisi keamanan dan hak asasi manusia.

Suara.com - Pemimpin gerakan Fatah Palestina, Marwan Barghouti, dilaporkan mengalami serangkaian serangan brutal di penjara Israel dalam beberapa pekan terakhir.

Laporan ini memicu kekhawatiran serius terhadap keselamatan tokoh yang telah dipenjara sejak 2002 tersebut.

Pengacara Marwan Barghouti, Ben Marmarelli, mengungkapkan bahwa Barghouti mengalami tiga kali serangan sepanjang Maret hingga April.

Serangan terbaru terjadi pada 8 April di Penjara Ganot, Israel tengah.

Menurut Marmarelli, Barghouti dipukuli hingga berdarah dan tidak mendapat akses perawatan medis meski dalam kondisi luka serius.

Insiden lain terjadi pada 25 Maret saat ia dipindahkan dari Penjara Megiddo.

Pemimpin gerakan Fatah Palestina, Marwan Barghouti, dilaporkan mengalami serangkaian serangan brutal di penjara Israel dalam beberapa pekan terakhir. [Tangkap layar X]
Pemimpin gerakan Fatah Palestina, Marwan Barghouti, dilaporkan mengalami serangkaian serangan brutal di penjara Israel dalam beberapa pekan terakhir. [Tangkap layar X]

Sehari sebelumnya, penjaga dilaporkan menyerbu selnya dengan anjing, memaksanya berbaring di lantai, sebelum hewan tersebut menyerangnya berulang kali.

Dalam kunjungannya selama lima jam, Marmarelli menggambarkan kondisi penjara sebagai keras dan tidak manusiawi.

Ben Marmarelli bahkan harus berteriak melalui kaca untuk bisa berkomunikasi dengan Barghouti.

baca juga

Meski menghadapi kondisi berat, Barghouti disebut tetap kuat secara mental.

“Dia tetap tajam, fokus, dan terus mengikuti perkembangan di luar penjara,” ujar Marmarelli dilansir dari Aljazeera.

Kasus ini kembali mencuat setelah laporan serangan sebelumnya pada tahun lalu yang menyebabkan tulang rusuknya patah dan cedera kepala.

Bahkan, Marwan Barghouti sempat diejek langsung oleh Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, dalam sebuah kunjungan ke selnya.

Barghouti, 66 tahun, merupakan tokoh senior dalam gerakan Fatah yang dipimpin Presiden Mahmoud Abbas.

Ia menjalani lima hukuman penjara seumur hidup terkait tuduhan keterlibatan dalam serangan selama Intifada Kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:12 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:46 WIB

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:27 WIB

Terkini

Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan

Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00 WIB

Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon

Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:58 WIB

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:55 WIB

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:49 WIB

Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama

Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48 WIB

Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!

Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:46 WIB

Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:45 WIB

Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal

Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:44 WIB

×