Tujuh dari Sembilan Lembaga Survei Unggulkan Jokowi - JK

Siswanto | Suara.com

Kamis, 19 Juni 2014 | 17:05 WIB
Tujuh dari Sembilan Lembaga Survei Unggulkan Jokowi - JK
Debat capres-cawapres 2014 di Balai Sarbini Jakarta, Senin (9/6). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pasangan calon presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla tetap unggul di sejumlah lembaga survei. hal itu terbukti dari sebanyak tujuh dari sembilan lembaga survei tetap menempatkan pasangan ini di urutan teratas.

"Kalau kita cermati, elektabilitas Jokowi-JK tidak bisa terbendung, karena unggul di mayoritas hasil survei," kata peneliti Populi Institute, David Alka, di Jakarta, Kamis (19/6/2014).

Hasil survei tersebut merupakan yang teranyar yang dipublikasikan antara awal Juni dan pertengahan Juni 2014. Sembilan lembaga survei tersebut adalah Populi Center, Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG), Alvara Research Center (ARC), Cyrus Networks, Lembaga Survei Nasional (LSN), Pusat Data Bersatu (PDB), Lingkaran Survei Indonesia (LSI-Denny JA), Pol Tracking Institute dan Indo Barometer.

Hasil survei Populi Center yang dipublikasikan pada (4/6/2014) menyebutkan Prabowo-Hatta mengumpulkan 36,9 persen, sedangkan Jokowi-JK sebesar 47,5 persen dan suara yang masih mengambang 14,4 persen. Publikasi survei SSSG (5/6) menyebutkan Prabowo-Hatta mengumpulkan 28,35 persen, sedangkan Jokowi-JK sebesar 42,65 persen dan suara mengambang 29 persen.

Hasil survei ARC yang dipublikasikan pada (5/6/2014) menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 29 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 38,8 persen serta suara mengambang 32,3 persen. Cyrus Network menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 41,1 persen sedangkan Jokowi-JK mendapatkan 53,6 persen dan suara mengambang 5 persen (10/6/2014).

Hasil survei LSN (12/6/2014) menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 46,6 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 38,8 persen sedangkan suara mengambang 14,9 persen. Lembaga survei PDB menyebutkan (14/6/2014) Prabowo-Hatta mendapatkan 31,8 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 29,9 persen sedangkan suara mengambang 17,2 persen dan suara yang masih rahasia sebesar 19,4 persen.

Survei Lingkaran Survei Indonesia menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 38,7 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 45 persen serta suara mengambangg 14,4 persen (15/6). Survei Pol Tracking Institute menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 41,1 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 48,05 persen, sedangkan suara mengambang 10,4 persen (15/6/2014).

Terakhir survei Indo Barometer menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 36,5 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 49,9 persen, suara mengambang 11 persen dan suara yang masih rahasia sebesar 1,5 persen (17/6/2014).

"Dengan demikian dari sembilan lembaga survei itu hanya LSN dan PDB menempatkan Prabowo-Hatta sebagai tertinggi, sedangkan tujuh lembaga survei lainnya menempatkan Jokowi-JK tetap teratas. Jika ada pihak yang mengklaim Prabowo unggul daripada Jokowi, itu hanya isapan jempol dan bertentangan dengan fakta survei yang dirilis ke publik dengan tingkat kepercayaan yang dapat diterima secara akademis," kata David. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Pertanyakan Data Prabowo Soal Duit Negara Bocor Rp1.000 Triliun

Jokowi Pertanyakan Data Prabowo Soal Duit Negara Bocor Rp1.000 Triliun

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 16:46 WIB

Tim Sukses: Prabowo Sehat Wal Afiat

Tim Sukses: Prabowo Sehat Wal Afiat

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 16:07 WIB

Timses Prabowo: DKP yang Dibentuk Wiranto Cacat Hukum

Timses Prabowo: DKP yang Dibentuk Wiranto Cacat Hukum

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 15:58 WIB

Tiga Alasan Wiranto Tidak Mengkudeta Soeharto

Tiga Alasan Wiranto Tidak Mengkudeta Soeharto

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 15:38 WIB

Terkini

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:58 WIB

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:44 WIB

Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas

Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB