Klarifikasi Soal Pemecatan, Yunus Pamer Keppres Pemberhentian Prabowo

Laban Laisila

Jum'at, 20 Juni 2014 | 16:06 WIB
Klarifikasi Soal Pemecatan, Yunus Pamer Keppres Pemberhentian Prabowo
Jumpa Pers menanggapi pernyataan Wiranto tentang pemberhentian dan penculikan aktivis yang melibatkan salah satu Calon Presiden RI 2014 di Rumah Polonia Jalan Cipinang Cempedak Jakarta, Jumat (20/6). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Tim sukses capres Prabowo, Letjen (Purn) TNI Yunus Yosfiah menunjukkkan surat pemberhentian capres nomor urut satu itu dari dinas kemiliteran yang langsung ditandatangani BJ Habibie yang waktu itu menjabat sebagai presiden.

Surat pemberhentian bertanggal 20 November 1998 itu dipamerkan oleh Yunus saat konferensi pers di markas pemenangan Prabowo-Hatta di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Jumat (20/6/2014).

Dalam Keppres bernomor 62/ABRI/ 1998 itu tertulis Prabowo diberhentikan dengan hormat dari dinas keprajuritan ABRI sejak akhir November 1998.

Hal itu dilakukan Yunus untuk menanggapi penjelasan dari mantan Panglima ABRI Wiranto kemarin, Kamis (19/6/2014).

Yunus menuding kalau pernyataan Wiranto untuk menguasai media dan merugikan jagoannya untuk bertarung di Pilpres.

"Perlu diketahui bahwa pernyatan pak Wiranto banyak menguasai media dan ditayangkan berkali kali," kata Yunus yang juga pernah menjabat sebagai menteri penerangan.

Yunus mencurigai soal pemberhentian Prabowo yang baru dimunculkan saat ini.

"Kalo kita meributkan permasalahan pak Prabowo ini, harusnya dari tahun 2004, pada beliau maju pada konvensi (Capres) Golkar, sepuluh tahun yang lalu," ujarnya.

Dalam konferensi persnya Wiranto kemarin, Prabowo melakukan penculikan aktivis atas inisiatif sendiri dan oleh karena itulah Dewan Kehormatan Perwira (DKP) ABRI menyampaikan rekomendasi pemberhentian Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo ke Tanah Abang, Warga Nyaris Terinjak-injak

Prabowo ke Tanah Abang, Warga Nyaris Terinjak-injak

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 15:21 WIB

 Jokowi: Politik Kita Kurang Beradab

Jokowi: Politik Kita Kurang Beradab

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 15:00 WIB

Eks Pejuang Pro Integrasi Timtim Malu Purnawirawan Jenderal Berseteru

Eks Pejuang Pro Integrasi Timtim Malu Purnawirawan Jenderal Berseteru

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 14:44 WIB

Ogah Dukung Prabowo, Tokoh Muhammadiyah Merapat ke Jokowi

Ogah Dukung Prabowo, Tokoh Muhammadiyah Merapat ke Jokowi

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 13:45 WIB

Debat Ketiga, Jokowi Ingin Tanya Hal yang Tak Dipahaminya

Debat Ketiga, Jokowi Ingin Tanya Hal yang Tak Dipahaminya

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 09:31 WIB

Terkini

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB