Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05 WIB
Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola
Lionel Scaloni meminta duel Argentina vs Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 tak dikaitkan dengan isu politik. Ia menegaskan laga ini murni soal sepak bola. [Twitter.com/Argentina]
baca 10 detik
  • Pelatih Lionel Scaloni menegaskan duel semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris murni merupakan pertandingan sepak bola.
  • Pertandingan akan berlangsung di Atlanta, Amerika Serikat, pada Rabu, 15 Juli 2026, tanpa melibatkan isu politik masa lalu.
  • Argentina dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi Inggris dengan mewaspadai performa Jude Bellingham serta striker Harry Kane.

Suara.com - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, meminta semua pihak tidak mencampurkan isu politik dalam duel melawan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Menurutnya, pertandingan yang akan berlangsung di Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) waktu setempat, murni soal sepak bola meski kedua negara memiliki sejarah rivalitas panjang.

Pertemuan Argentina dan Inggris memang selalu menyita perhatian. Selain mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, duel ini juga kerap dikaitkan dengan Perang Kepulauan Falkland (Islas Malvinas) pada 1982.

Namun, Scaloni menegaskan sejarah kelam tersebut tidak seharusnya dibawa ke dalam lapangan hijau.

"Itu adalah masa yang sangat membekas dalam sejarah kami, tapi ini adalah pertandingan sepak bola. Saya tidak ingin mencampuradukkan semuanya dengan peristiwa yang terjadi puluhan tahun lalu," tegas Scaloni dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Fokus ke Semifinal, Bukan Rivalitas Politik

Ilustrasi banner pertandingan Inggris vs Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026. (ChatGPT)
Ilustrasi banner pertandingan Inggris vs Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026. (ChatGPT)

Di sisi lain, Scaloni memastikan kondisi skuad Argentina berada dalam keadaan baik meski harus menjalani beberapa pertandingan yang menguras tenaga hingga babak tambahan waktu.

Pelatih berusia 48 tahun itu menyebut para pemainnya siap memberikan segalanya demi mengamankan tiket ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.

"Kami berada dalam kondisi yang baik dan sangat antusias menghadapi pertandingan ini. Ini semifinal Piala Dunia dan harapan kami masih utuh. Kami sangat berterima kasih kepada para pemain karena berhasil membawa kami kembali ke tahap ini," ujarnya.

Sebagai juara bertahan, Argentina berpeluang mencatat sejarah dengan menembus final Piala Dunia dalam dua edisi berturut-turut setelah sukses menjadi kampiun pada 2022.

baca juga

Perjalanan menuju semifinal tidak mudah. Lionel Messi dan kolega harus melewati laga dramatis saat mengalahkan Tanjung Verde 3-2, menumbangkan Mesir 3-2, hingga menyingkirkan Swiss 3-1 di perempat final. Dua dari tiga laga tersebut harus diselesaikan melalui babak tambahan waktu.

Meski demikian, Scaloni menolak menjadikan faktor kelelahan sebagai alasan.

"Kalau satu setengah bulan lalu ada yang menawarkan kami mencapai semifinal, tentu saya akan menerimanya. Jadi saya tidak peduli bagaimana kami bisa sampai di sini."

"Saya tidak bisa menyalahkan para pemain. Lelah atau tidak, itu bukan masalah. Ini adalah semifinal Piala Dunia."

Waspadai Bellingham dan Harry Kane

Scaloni juga mengakui duel melawan Inggris selalu memiliki makna spesial. Ia masih mengingat perempat final Piala Dunia 1986 yang melahirkan dua gol legendaris Diego Maradona, termasuk gol ikonik "Tangan Tuhan" dan aksi solo yang hingga kini dikenang sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah turnamen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris vs Argentina: Thomas Tuchel Kantongi Strategi Redam Lionel Messi

Inggris vs Argentina: Thomas Tuchel Kantongi Strategi Redam Lionel Messi

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:50 WIB

Kami Bermain Ceroboh: Pengakuan Jujur Mbappe Usai Prancis Dipermalukan Spanyol

Kami Bermain Ceroboh: Pengakuan Jujur Mbappe Usai Prancis Dipermalukan Spanyol

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:51 WIB

Deschamps Ngeluh Soal Wasit, Luis de la Fuente Beri Balasan Menohok

Deschamps Ngeluh Soal Wasit, Luis de la Fuente Beri Balasan Menohok

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:51 WIB

Murka Deschamps Kritik Penunjukan Wasit Usai Prancis Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Murka Deschamps Kritik Penunjukan Wasit Usai Prancis Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:25 WIB

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia

Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:03 WIB

Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati

Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:01 WIB

Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela

Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit

Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit

Jogja | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:56 WIB

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:45 WIB

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:43 WIB

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:40 WIB

×