Presiden SBY Diminta Ikut Hentikan "Black Campaign" Jelang Pilpres

Siswanto

Jum'at, 20 Juni 2014 | 16:09 WIB
Presiden SBY Diminta Ikut Hentikan "Black Campaign" Jelang Pilpres
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. [Rumgapres/Abror Rizki]

Suara.com - Presidium Aliansi Nasionalis Nadhliyin Edwin H Soekawati meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk turun tangan menghentikan maraknya black campaign atau kampanye hitam menjelang Pemilu Presiden 2014.

Bila tidak ditangani, kondisi tersebut sangat berbahaya karena bisa mengancam persatuan dan kesatuan Republik Indonesia, karena bersifat fitnah dan mengadu domba antar elemen masyarakat.

"ANN menilai kedua hal itu merupakan kampanye hitam yang sangat berbahaya apalagi bila dibiarkan. Ini sudah hampir satu bulan penyebarannya di masyarakat. Tapi tidak ditanggapi sungguh-sungguh oleh Presiden, apalagi Kepolisian. Presiden SBY harus menghentikan dengan menginstruksikan kepada Polri untuk menghentikan kampanye hitam yang dilakukan dengan berbagai cara," kata Edwin di Jakarta, Jumat (20/6/2014).

Ia menyebutkan salah satu bentuk kampanye hitam adalah munculnya tabloid Obor Rakyat, yang mana diduga melibatkan asisten staf khusus kepresidenan. Namun, kata Edwin, Polri sangat lambat dalam memproses secara hukum dan tetap membiarkan menyebar di masyarakat.

"Hal itu menimbulkan minat kembali pihak tertentu untuk lakukan kampanye hitam. Terbukti muncul lagi buku "Trisakti Palsu" yang dikeluarkan AMM yang isinya hampir sama dengan "Obor Rakyat", yakni menyudutkan capres tertentu tanpa bukti," ujarnya.

Edwin mengatakan bila tak diatasi dan diselesaikan akan muncul lagi kampanye-kampanye hitam lainnya dalam jumlah yang masif.

"Bisa saja fitnah-fitnah lainnya terjadi, karena tidak ada tindakan dari pemerintah. Apalagi itu juga dilakukan sengaja, dan celakanya dilakukan oleh asisten staf khusus kantor kepresidenan. Ada stigma, bahwa kantor kepresidenan seolah mengadu domba rakyat, membantu capres tertentu dengan kampanye hitam. Jadi sudah sangat buruk sekali stigma masyarakat terhadap kantor kepresidenan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klarifikasi Soal Pemecatan, Yunus Pamer Keppres Pemberhentian Prabowo

Klarifikasi Soal Pemecatan, Yunus Pamer Keppres Pemberhentian Prabowo

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 16:06 WIB

Prabowo ke Tanah Abang, Warga Nyaris Terinjak-injak

Prabowo ke Tanah Abang, Warga Nyaris Terinjak-injak

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 15:21 WIB

 Jokowi: Politik Kita Kurang Beradab

Jokowi: Politik Kita Kurang Beradab

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 15:00 WIB

Eks Pejuang Pro Integrasi Timtim Malu Purnawirawan Jenderal Berseteru

Eks Pejuang Pro Integrasi Timtim Malu Purnawirawan Jenderal Berseteru

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 14:44 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×