Prabowo: Indonesia Ada Tiga

Laban Laisila | Suara.com

Jum'at, 20 Juni 2014 | 19:27 WIB
Prabowo: Indonesia Ada Tiga
Calon presiden (capres) Prabowo Subianto. (Suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Capres nomo urut satu Prabowo Subianto menyebut ada tiga jenis Indonesia dalam dialog capres cawapres 2014 yang digelar Kamar Dagang Industri (KADIN) malam ini Jumat (20/6/2014), di Jakarta Theater Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/2014).

Prabowo, dalam sesi pemaparan pertama mengatakan sengaja mengklasifikasian Indonesia menjadi tiga setelah dia berkeliling ke daerah.

“Dalam perjalanan saya ternyata Idonesia satu, tapi tiga. Indonesia abad 21, Indonesia hidup di abad 19 atau awal 20, dan ada Indonesia di zaman dikatakan pra-industri,” ujar Prabowo.

Menurutnya, dengan kondisi ini diperlukan pendekatan khusus untuk membangun perekonomian masyarakat Indonesia melalui beberapa jalur.

“Jalur yang siap abad 21 silakan bersaing dengan dunia. Bagi mereka yang ketinggalan adalah kewajiban pemerintah untuk terjun dan pro-aktif, dan jadi pelopor dan mengangkat kesejahteraan yang tertinggal yang belum masuk abad 20,” jelasnya.

Dialog ini digelar untuk memberi kesempatan pengusaha menggali visi dan misicapres-cawapres seputar dunia usaha.

Anggota Steering Committee atau Pantia Pengarah dialog Kadin dengan Capres-Cawapres, Natsir Mansyur kepada suara.com mengungkapkan, kedua kandidat akan ditanyai pertanyaan yang sangat spesifik.

“Macam-macam. Masalah infrastruktur, konektivitas, pangan sampai energi,” jelas Natsir yang memberikan penjelasan melalui telepon

Dialog yang dihadiri ratusan pengusaha ini disiarkan di televisi bersiaran nasional dan dimulai pukul 18.30 WIB sampai 22.00 WIB yang dibagi dalam dua sesi.

Pukul 18.30-20.00 dialog untuk pasangan Prabowo-Hatta dan pukul 20.30-22.00 untuk Jokowi dan JK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Naik Ojek Usai Keliling Tanah Abang, Prabowo Keluhkan Kemacetan

Naik Ojek Usai Keliling Tanah Abang, Prabowo Keluhkan Kemacetan

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 18:52 WIB

Dialog Capres Versi Kadin, Dua Kandidat Tidak Saling Debat

Dialog Capres Versi Kadin, Dua Kandidat Tidak Saling Debat

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 18:10 WIB

Jokowi Mau Dahulukan Pemerataan Ketimbang Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi Mau Dahulukan Pemerataan Ketimbang Pertumbuhan Ekonomi

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 17:32 WIB

Bicara Penculikan Aktivis 98, Eks Menpen Desak SBY Tindak Wiranto

Bicara Penculikan Aktivis 98, Eks Menpen Desak SBY Tindak Wiranto

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 16:32 WIB

Jokowi Akan Bentuk Kementerian Baru

Jokowi Akan Bentuk Kementerian Baru

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 16:26 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB