Penyelenggara Pilpres Bertanggungjawab, Konflik Bisa Dihindari

Siswanto | Suara.com

Selasa, 15 Juli 2014 | 16:54 WIB
Penyelenggara Pilpres Bertanggungjawab, Konflik Bisa Dihindari
Election Visit Program in Indonesian Presidential Election 2014 di ruang sidang utama gedung KPU Jakarta, Senin (7/7). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Komnas HAM menyediakan enam tempat pengaduan terkait kasus yang terjadi selama Pemilu Presiden 2014. Bila Panwaslu, Bawaslu, dan KPU tidak menanggapi laporan, masyarakat disarankan untuk langsung mengadu ke posko Komnas HAM.

Enam posko tersebut, tersebar di Provinsi Aceh, Papua, Maluku, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Barat.

"Ini bagian dari upaya kami untuk mendorong hasil pilpres dengan baik semua pihak tidak ada konflik," kata Ketua Komnas HAM Hafid Abbas di Jakarta, Selasa (15/7/2014).

Hafid menegaskan bahwa UU minta suara pemilih dijamin aman dari gangguan orang tidak bertanggung jawab.

Komnas HAM juga mengingatkan agar TNI/Polri tetap netral dan menjaga menciptakan keamanan.

Terkait dengan hal itu, dalam waktu dekat, Komnas HAM akan bertemu Panglima TNI, Kapolri, Bawaslu, dan KPU untuk memberikan masukan.

"Kami dalam satu atau dua hari ini akan ketemu dengan Panglima TNI dengan Kapolri, Bawaslu, KPU, untuk memberikan masukan ini. (Agar) masyarakat dapat melihat yang dilakukan ini terbuka dan profesional," kata dia.

Hafid mengatakan bila semua penyelenggara pemilu konsisten, pasti tidak terjadi konflik maupun pelanggaran.

"Tidak mungkin ada konflik, karena ada konflik ada keadilan ada keterbukaan, KPUD terakses berbagai kalangan, dan ini salah satu berbagai kemungkinan-kemungkinan tersebut," tuturnya.

Enam posko tersebut, tersebar di Provinsi Aceh, Papua, Maluku, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Barat.

"Ini bagian dari upaya kami untuk mendorong hasil pilpres dengan baik semua pihak tidak ada konflik," kata Ketua Komnas HAM Hafid Abbas di Jakarta, Selasa (15/7/2014).

Hafid menegaskan bahwa UU minta suara pemilih dijamin aman dari gangguan orang tidak bertanggung jawab.

Komnas HAM juga mengingatkan agar TNI/Polri tetap netral dan menjaga menciptakan keamanan.

Terkait dengan hal itu, dalam waktu dekat, Komnas HAM akan bertemu Panglima TNI, Kapolri, Bawaslu, dan KPU untuk memberikan masukan.

"Kami dalam satu atau dua hari ini akan ketemu dengan Panglima TNI dengan Kapolri, Bawaslu, KPU, untuk memberikan masukan ini. (Agar) masyarakat dapat melihat yang dilakukan ini terbuka dan profesional," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temukan Kasus Pilpres, Lapor Komnas HAM Bila Bawaslu Tak Respon

Temukan Kasus Pilpres, Lapor Komnas HAM Bila Bawaslu Tak Respon

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 16:33 WIB

Eva Sundari: Koalisi Permanen Pasti Bubar

Eva Sundari: Koalisi Permanen Pasti Bubar

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 16:18 WIB

Politisi Senior Golkar Desak Ical Lengser

Politisi Senior Golkar Desak Ical Lengser

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 15:52 WIB

Catatan Komnas HAM dari Pelaksanaan Pilpres 2014

Catatan Komnas HAM dari Pelaksanaan Pilpres 2014

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 15:49 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB