Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
Analis Politik dan Militer, Selamat Ginting. [Tangkapan layar]
  • Analis Selamat Ginting mengungkap kompetisi halus antara Presiden Prabowo dan Wapres Gibran demi persiapan Pilpres tahun 2029 mendatang.
  • Gibran melakukan manuver politik melalui rekrutmen tokoh partai, isu HAM, hingga pembentukan relawan di tiga puluh empat provinsi.
  • Rencana pemindahan kantor Wakil Presiden ke IKN dianggap sebagai tantangan yang berpotensi menjauhkan Gibran dari pusat politik Jakarta.

Suara.com - Analis Politik dan Militer, Selamat Ginting, mengungkap adanya "kompetisi halus" antara Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Gibran dinilai tengah gencar melakukan manuver politik untuk membangun kekuatan sebagai persiapan pada Pilpres 2029.

Selamat Ginting menyebut salah satu indikasi persaingan elite ini terlihat dari upaya Gibran menarik tokoh-tokoh Partai NasDem ke PSI, di saat Prabowo justru sedang merangkul Surya Paloh masuk ke koalisi besar pemerintah.

"Ini bisa dibaca sebagai apa? Kompetisi halus di dalam koalisi pemerintahan Prabowo sendiri antara Presiden dengan Wapres. Ada kompetisi di sini," ujar Selamat Ginting dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Selasa (14/4/2026).

Selamat Ginting juga menyoroti rencana pemindahan kantor Wakil Presiden ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menilai langkah tersebut merupakan situasi simalakama bagi Gibran yang merasa akan dijauhkan dari pusat dinamika politik di Jakarta.

"Ini menurut saya juga menjadi persoalan bagi Gibran. Artinya dia merasa akan dibuang ke sana. Ini kan menunjukkan simalakama juga bagi Jokowi dan juga bagi Gibran. ‘Kalau lu nggak mau, berarti Anda menolak karya bapakmu yang rencananya yang ingin membangun IKN’,” jelasnya.

Presiden Prabowo Subianto tiba di Indonesia usai menuntaskan rangkaian lawatan luar negeri, Jumat, 27 Februari 2026. (foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto tiba di Indonesia usai menuntaskan rangkaian lawatan luar negeri, Jumat, 27 Februari 2026. (foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Manuver Isu HAM 

Manuver lain yang dianggap sebagai upaya "pecah kongsi" adalah sikap Gibran yang tiba-tiba vokal soal isu Hak Asasi Manusia (HAM).

Dorongan Gibran untuk menggunakan hakim ad hoc dalam kasus aktivis KontraS, Andrie Yunus dinilai Selamat Ginting sebagai upaya mendelegitimasi TNI, institusi yang menjadi basis kekuatan Prabowo.

"Sejak kapan tiba-tiba seorang Gibran berbicara dalam konteks HAM dan segala macam? Nggak pernah ada,” tuturnya.

Selamat Ginting juga menyinggung soal pernyataan Gibran tersebut yang tidak disampaikan secara lisan, melainkan melalui rilis resmi. Ia menduga ada tim di balik layar yang memang merancang strategi agar Gibran terlihat responsif dan populis demi keluar dari bayang-bayang elit di lingkaran Prabowo.

"Manuver Gibran ini menurut saya bisa dipersepsikan publik dia sedang mendelegitimasi TNI di dalam kasus ini. Artinya Gibran sudah ingin bisa berhadap-hadapan dengan TNI di mana Prabowo background-nya di situ," tambahnya.

Puncaknya, kata Selamat Ginting, adalah pembentukan basis relawan di 34 provinsi. Ia memandang hal tersebut sebagai bukti nyata persiapan Gibran menghadapi 2029.

Selamat Ginting bahkan menyebut Gibran berpotensi mengambil keuntungan politik dari narasi-narasi yang mencoba menggoyang kepemimpinan Prabowo saat ini.

"Gibran tentu bisa menunggangi isu turunkan Prabowo itu. Jadi ini memang sudah ada pertarungan antara Prabowo dengan Gibran. Contoh itu tadi dengan membentuk 34 relawan itu kan nyata-nyata bahwa dia bersiap menantang Prabowo di Pilpres 2029,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:27 WIB

Kaesang Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo

Kaesang Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo

Video | Selasa, 14 April 2026 | 16:08 WIB

Terkini

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:55 WIB

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:51 WIB

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:47 WIB

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB