Jokowi-JK Juara di 10 Kabupaten Sulawesi Tenggara

Laban Laisila | Suara.com

Kamis, 17 Juli 2014 | 10:32 WIB
Jokowi-JK Juara di 10 Kabupaten Sulawesi Tenggara
Pertunjukan musik gratis bertajuk "Konser Salam 2 Jari, Rekatkan Kembali Tali Kebangsaan" di Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (5/7). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Muhammad Jusuf Kalla mendominasi perolehan suara pemilihan presiden (Pilpres) di 10 kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hasil pleno rekapitulasi suara dari masing-masing Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat kabupaten dan kota yang diterima Posko Pemenangan Jokowi - JK di Kendari, Kamis (17/7/2014), pasangan Jokowi - JK meraup suara di Sultra sebanyak 661.502 suara atau 56,29 persen.

Sementara pasangan Prabowo - Hatta Rajasa hanya memperoleh suara sebanyak 511.607 suara atau 43,61 persen.

"Data ini kami terima dari para saksi pasangan Jokowi - JK yang mengikuti pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilpres di KPU kabupaten dan kota se-Sultra," kata Christian Batara Pandi, juru bicara tim sukses pemenangan Jokowi - JK di Sultra di Kendari.

Menurut dia, 10 kabupaten yang dimenangkan pasangan Jokowi - JK yakni Kabupaten Kolaka Utara, Kabupaten Wakatobi, Buton Utara, Kolaka, Kota Baubau, Konawe Utara, Buton, Konawe Selatan dan Kota Kendari.

Sedangkan pasangan Prabowo - Hatta, hanya unggul di dua kabupaten, yakni Kabupaten Konawe dan Kabupaten Muna.

Berikut perolehan suara dua pasang kandidat di 10 kabupaten Sultra:

Di Kolaka Utara, pasangan Jokowi - JK meraup sebanyak 54.038 suara atau 77,83 persen, sedangkan Prabowo - Hatta hanya kebagian 15.394 suara atau 22,17 persen.

Di Kabupaten Bombana perolehan suara Jokowi - JK mencapai 41.326 suara atau 62,16 persen, sedangkan pasangan Prabowo - Hatta 25.165 atau 37,84 persen.

Di Kabupaten Buton Utara pasangan Jokowi - JK mendapat 17.139 suara atau 61,26 persen, sedangkan Prabowo - Hatta memperoleh 11.008 atau 38,74 persen.

Di Kabupaten Kolaka pasangan Jokowi -JK memperoleh 92.712 suara atau 58,80 persen, sedangkan Prabowo - Hatta meraih 64.953 suara atau 41,20 persen.

Di Kota Baubau pasangan Jokowi - JK mendapat 37.716 suara atau 56,94 persen, sedangkan Prabowo - Hatta meraih 28.522 suara atau 43,06 persen.

Di Konawe Utara Jokowi - JK meraih 18.277 atau 56,20 persen, sedangkan Prabowo Hatta meraih 14.245 suara atau 43,80 persen.

Di Kabupaten Buton Jokowi - JK mendapat 69.167 suara atau 55,80 persen, sedangkan Prabowo - Hatta meraih 54.793 suara atau 44,20 persen.

Konawe Selatan Jokowi JK mendapat 74.151 suara atau 54,17 persen, sedangkan Prabowo -Hata 62.741 suara atau 45,83 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengumuman Pilpres Makin Dekat, IHSG Makin Perkasa

Pengumuman Pilpres Makin Dekat, IHSG Makin Perkasa

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2014 | 10:13 WIB

Rilis Hitung Resmi Pilpres Tingkat Kecamatan Baru 61 Persen

Rilis Hitung Resmi Pilpres Tingkat Kecamatan Baru 61 Persen

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 10:01 WIB

Hasil Pindai C1: Jokowi-JK Kuasai 22 Provinsi

Hasil Pindai C1: Jokowi-JK Kuasai 22 Provinsi

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 09:12 WIB

Jokowi-JK Keok di Pasuruan

Jokowi-JK Keok di Pasuruan

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 08:37 WIB

Terkini

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

News | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB