Dari 130 PPLN, Baru 29 Dokumen yang Masuk KPU

Siswanto

Kamis, 17 Juli 2014 | 17:05 WIB
Dari 130 PPLN, Baru 29 Dokumen yang Masuk KPU
Election Visit Program in Indonesian Presidential Election 2014 di ruang sidang utama gedung KPU Jakarta, Senin (7/7). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Ketua Kelompok Kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri Wahid Supriyadi mengatakan dari 130 kantor perwakilan di luar negeri, data penghitungan suara pilpres yang masuk ke KPU baru 29 dokumen.

Salah satu faktor yang membuat data tidak lekas masuk KPU adalah proses pengiriman dokumen, mengingat dokumen-dokumen itu dikirim melalui metode pos.

"Ini karena banyak perwakilan yang suaranya dari drop box dan pos, itu mereka menghitung suaranya baru tanggal 10-14 Juli 2014," ujarnya

Selain itu juga karena faktor perbedaan waktu negara sehingga berpengaruh pada jadwal pengiriman.

"Misalnya di Amerika Latin tanggal 14 di sana, dan (tanggal) 15 di sini sehingga baru hari berikutnya dikirim," kata Wahid.

Kendati menemui kendala, petugas KPU akan bekerja ekstra keras untuk menyelesaikan rekapitulasi sebaik-baiknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Sepuluh Negara Ini, Jokowi Ungguli Prabowo

Di Sepuluh Negara Ini, Jokowi Ungguli Prabowo

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 16:40 WIB

Pelaporan Lembaga Survei ke Polisi Batasi Kebebasan Akademis

Pelaporan Lembaga Survei ke Polisi Batasi Kebebasan Akademis

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 16:20 WIB

Pertemuan Jokowi-Prabowo, Tinggal Tunggu Waktu

Pertemuan Jokowi-Prabowo, Tinggal Tunggu Waktu

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 16:18 WIB

Ini Tiga Alasan LSI Umumkan Hasil Hitung Cepat Pilpres

Ini Tiga Alasan LSI Umumkan Hasil Hitung Cepat Pilpres

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 16:01 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×