Gempur Pengungsian, Israel Tewaskan 15 Warga Sipil Palestina

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 24 Juli 2014 | 21:39 WIB
Gempur Pengungsian, Israel Tewaskan 15 Warga Sipil Palestina
Seorang anak Palestina menangis setelah dievakuasi dari sekolah PBB yang dijadikan tempat pengungsian di Gaza. (Reuters/Mohammed Salem)

Suara.com - Sedikitnya 15 orang tewas saat pasukan Israel menggempur sebuah sekolah yang dijadikan tempat pengungsian bagi warga Palestina di Gaza bagian utara, hari Kamis (24/7/2014).

Seragan itu juga menyebabkan banyak korban luka-luka. Sebuah rumah sakit di kawasan Beit Hanoun sampai kewalahan menangani pasien yang jumlahnya melebihi kapasitas rumah sakit.

"Pembantaian semacam itu membutuhkan rumah sakit yang lebih banyak," kata Ayman Hamdan, direktur rumah sakit di Beit Hanoun.

Seorang fotografer Reuters yang ada di lokasi melaporkan, genangan darah terlihat di lantai dan meja kelas sekolah yang dikelola oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut. Tangisan keluarga yang keluarganya tewas dan luka-luka juga terdengar di sudut-sudut rumah sakit.

Menurut kesaksian Laila Al-Shinbari, seorang perempuan Palestina yang mengungsi di sekolah tersebut, mereka sedang menunggu dievakuasi oleh konvoi Palang Merah saat tiba-tiba serangan datang.

"Kami semua duduk di satu tempat saat tiba-tiba empat bom jatuh di atas kami... Mayat-mayat bergelimpangan, darah dan teriakan-teriakan. Putra saya meninggal dan semua kerabat saya terluka termasuk anak saya yang lainnya," kata Laila sambil tak henti-hentinya menangis.

Chriss Gunness, juru bicara UNRWA, misi kemanusiaan PBB di Gaza membenarkan serangan itu dan mengkritik Israel.

"Koordinat lokasi pengungsian UNRWA di Beit Hanoun sudah diberikan kepada tentara Israel... UNRWA sudah meminta Israel memberi celah kepada warga sipil untuk pergi, namun izin tidak pernah diberikan," kata Gunness melalui akun Twitternya. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemain Klub Israel Bentrok dengan Suporter Palestina

Pemain Klub Israel Bentrok dengan Suporter Palestina

Video | Kamis, 24 Juli 2014 | 14:51 WIB

Twitter Ramai dengan Orang Israel dan Palestina yang Tolak Permusuhan

Twitter Ramai dengan Orang Israel dan Palestina yang Tolak Permusuhan

Tekno | Kamis, 24 Juli 2014 | 13:40 WIB

Hamas Bersedia Gencatan Senjata dengan Sejumlah Syarat

Hamas Bersedia Gencatan Senjata dengan Sejumlah Syarat

News | Kamis, 24 Juli 2014 | 07:42 WIB

Selama 16 Hari Gempuran Israel, 678 Warga Palestina Tewas

Selama 16 Hari Gempuran Israel, 678 Warga Palestina Tewas

News | Kamis, 24 Juli 2014 | 02:27 WIB

Terkini

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:01 WIB

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:45 WIB

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:37 WIB

Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia

Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:31 WIB

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:21 WIB

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:14 WIB

Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan

Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:12 WIB