Selama Gencatan Senjata, 147 Jenazah Dievakuasi dari Reruntuhan

Esti Utami

Minggu, 27 Juli 2014 | 09:02 WIB
Selama Gencatan Senjata, 147 Jenazah Dievakuasi dari Reruntuhan
Sebuah rumah di Gaza, Palestina yang hancur akibat serangan Israel (Reuter/ Ahmed Zakot)

Suara.com - Gencatan senjata selama 12 jam yang disepakati tentara Israel dan kelompok Hamas, pada Sabtu (26/7/2014) dimanfaatkan warga Palestina untuk mencari korban yang terperangkap dalam reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan Israel.

Petugas medis mengatakan setidaknya 147 jenazah warga Palestina ditemukan dari puing-puing di seluruh Jalur Gaza selama gencatan senjata kemanusiaan itu. Juru bicara pelayanan darurat Ashraf al-Qudra mengatakan, mayat-mayat itu telah dibawa ke rumah sakit di utara, tengah dan selatan Gaza, serta Kota Gaza sendiri.

Penemuan suram itu menambah jumlah korban di Gaza pada hari ke-19 konflik antara Israel dan kelompok Hamas Palestina menjadi lebih dari 1.000, kata Qudra.

Di Gaza utara, tepatnya di Beit Hanun, petugas medis menemukan sedikitnya 32 mayat, bersama dengan setidaknya 13 jenazah di daerah pusat Bureij, Deir al-Balah dan Nusseirat.

"Rumah sakit Shifa Kota Gaza menerima 29 mayat dari lingkungan timur Shejaiya, Zaitun dan Tuffah, serta 11 lainnya dibawa ke rumah sakit daerah selatan Khan Yunis dan Rafah," kata Qudra menambahkan.

Ia kemudian mengumumkan lebih banyak lagi kematian dari seluruh Jalur yang diidentifikasi di rumah sakit-rumah sakit di utara dan selatan daerah kantong padat penduduk yang diduduki dan diblokade Israel itu. Gencatan senjata ini juga dimanfaatkan warga Palestina untuk berbelanja persediaan makanan, mengingat beberapa hari ke depan mereka akan merayakan hari raya Idul Fitri.

Minggu (27/7/2014) Israel sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata selama 24 jam ke depan. Tetapi usulan ini ditolak kelompok Hamas, selama tank-tank Israel tetap berada di Jalur Gaza.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Israel Setuju Gencatan Senjata Selama 24 Jam

Israel Setuju Gencatan Senjata Selama 24 Jam

News | Minggu, 27 Juli 2014 | 08:20 WIB

Tujuh Menlu Serukan Gencatan Senjata Israel-Palestina Diperpanjang

Tujuh Menlu Serukan Gencatan Senjata Israel-Palestina Diperpanjang

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 19:36 WIB

Mengintip Terowongan Bawah Tanah Pejuang Palestina

Mengintip Terowongan Bawah Tanah Pejuang Palestina

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 15:22 WIB

Tank Israel Bantai 18 Orang dari Satu Keluarga

Tank Israel Bantai 18 Orang dari Satu Keluarga

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 12:32 WIB

Israel dan Palestina Setujui Gencatan Senjata 12 Jam

Israel dan Palestina Setujui Gencatan Senjata 12 Jam

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 08:38 WIB

Korban di Gaza Bertambah Jadi 832 Orang

Korban di Gaza Bertambah Jadi 832 Orang

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 01:42 WIB

Terkini

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:22 WIB

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:32 WIB

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:29 WIB

×