Chep Hermawan, Pimpinan ISIS Indonesia Diperiksa Polisi

Siswanto

Rabu, 13 Agustus 2014 | 03:36 WIB
Chep Hermawan, Pimpinan ISIS Indonesia Diperiksa Polisi
Video propaganda ISIS di YouTube. (YouTube.com)

Suara.com - Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, memeriksa pemimpin Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) Regional Indonesia, Chep Hermawan, dan kawan-kawan secara maraton.

"Kami akan menyerap semua informasi dari mereka," kata Kepala Polres Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Andry Triaspoetra didampingi Komandan Komando Distrik Militer Cilacap Letnan Kolonel Infanteri I Gusti Agung Adi Putra Winata, di Cilacap, Rabu (13/8/2014), dini hari.

Menurut dia, petugas memiliki kesempatan 1x24 jam untuk membuktikan keterlibatan Chep Hermawan beserta enam rekannya dalam organisasi ISIS.

Dalam hal ini, kata dia, pihaknya akan mengusut kasus tersebut secara menyeluruh karena Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menyatakan bahwa ISIS merupakan organisasi terlarang.

Kendati demikian, Kapolres mengaku kesulitan menjerat tujuh orang itu dengan Undang-Undang Terorisme, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), maupun undang-undang lainnya karena mereka belum melakukan apa-apa.

"Kalau kami bisa buktikan seperti tahanan yang lain, ya kami lakukan penahanan. Tetapi kalau dalam pemeriksaan ini kami mau menuduh dia mengganggu ketertiban umum, dan itu tidak terbukti, demi hukum kita harus lepaskan dia," katanya.

Dia mengakui bahwa selama menjalani pemeriksaan, Chep Hermawan dan kawan-kawan bersikap santun.

Bahkan, kata dia, Chep Hermawan mengaku menjadi pemimpin ISIS Regional Indonesia agar organisasi tersebut dapat dikendalikan dan tidak diambil orang lain yang radikal.

"Kalau memang seperti itu, kenapa dia (Chep Hermawan, red.) sowan (mendatangi, red) ke napi teroris," katanya.

Disinggung mengenai atribut ISIS yang ditemukan di mobil Chep Hermawan, Kapolres mengatakan bahwa barang-barang tersebut merupakan titipan dari terpidana kasus terorisme Oman Abdurahman untuk dibawa pulang setelah tujuh orang itu mengunjunginya di Lembaga Pemasyarakatan Pulau Nusakambangan.

Dalam hal ini, kata dia, Oman ketakutan karena mendengar kabar jika Polres Cilacap akan menggelar razia sehingga barang-barang berlogo ISIS itu dititipkan kepada Chep Hermawan untuk dibawa pulang.

"Kami akan bersikap bijak dalam menangani barang-barang tersebut," katanya.

Saat ditemui wartawan, Chep Hermawan mengaku tidak tahu dari mana asal atribut ISIS tersebut karena dibawa dua rekannya yang membesuk terpidana kasus terorisme Oman Abdurahman di Lapas Permisan, sedangkan dirinya membesuk ustad Abu Bakar Baasyir di Lapas Pasir Putih yang juga di Pulau Nusakambangan.

"Katanya, kalau di sini (Lapas Permisan, red.) tidak ada manfaatnya, tapi kalau di luar bermanfaat," kata Chep Hermawan menirukan ucapan rekannya.

Seperti diwartakan, Chep Hermawan bersama enam rekannya diamankan petugas gabungan dari Polres Cilacap dan Kodim Cilacap di Majenang, Selasa (12/8/2014) sore, dalam perjalanan pulang ke Cianjur, Jawa Barat, setelah membesuk sejumlah terpidana kasus terorisme yang mendekam di Lapas Pulau Nusakambangan.

Enam rekan Chep Hermawan yang turut diamankan, yakni Dani Rahdani (30), Ludy Burdah Muslim (30), Aeb Lukman Nulhakim (30). Syaiful Bahri (39), Didin Samsudin (44), dan Ade Saefullah.

Sementara atribut ISIS yang ditemukan di mobil Toyota Land Cruise warna perak (silver) berplat nomor D 6 CC yang ditumpangi mereka berupa dua lembar bendera, lima topi, empat kaos, satu buah pin, dan tiga lembar sebo (penutup muka).

Hingga Rabu dini hari, Chep Hermawan dan kawan-kawan masih menjalani pemeriksaan di Markas Polres Cilacap. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS dan Australia Sepakat Bahas Pejuang ISIS

AS dan Australia Sepakat Bahas Pejuang ISIS

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 00:31 WIB

Helikopter Pembawa Bantuan untuk Pengungsi Yazidi Jatuh di Irak

Helikopter Pembawa Bantuan untuk Pengungsi Yazidi Jatuh di Irak

News | Selasa, 12 Agustus 2014 | 23:22 WIB

Atribut ISIS Ditemukan di Lapas Tangerang

Atribut ISIS Ditemukan di Lapas Tangerang

News | Selasa, 12 Agustus 2014 | 19:13 WIB

Terkini

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:02 WIB

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Video | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Melawan Api yang Tak Terlihat di Lahan Gambut, Petugas Andalkan Nozzle Tancap Tanah

Melawan Api yang Tak Terlihat di Lahan Gambut, Petugas Andalkan Nozzle Tancap Tanah

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:59 WIB

Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu

Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 15:59 WIB

Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video 'Rakyat Jelata'

Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video 'Rakyat Jelata'

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 15:58 WIB

Sekjen Gerindra Duga Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Insubordinasi dan Upaya Makar

Sekjen Gerindra Duga Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Insubordinasi dan Upaya Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:56 WIB

Dua Kali Absen dari Panggilan KPK, Nusron: Ke Luar Negeri Ada Izin Setneg

Dua Kali Absen dari Panggilan KPK, Nusron: Ke Luar Negeri Ada Izin Setneg

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:51 WIB

×