Tiba di Korsel, Paus Disambut Tiga Roket Korut

Liberty Jemadu

Kamis, 14 Agustus 2014 | 22:58 WIB
Tiba di Korsel, Paus Disambut Tiga Roket Korut
Paus Fransiskus bersama para uskup di Korea Selatan, Kamis (14/8) [Reuters/Yonhap].

Suara.com - Paus Fransiskus tiba di ibu kota Korea Selatan, Seoul, pada Kamis (14/8/2014) untuk memulai lawatan lima hari di negara yang punya lima juta umat Katolik itu. Itu adalah kunjungan paus pertama di Asia sejak 1999.

Paus Fransiskus disambut di sebuah pangkalan udara di selatan Seoul oleh Presiden Korsel, Park Geun-hye, dua pelarian dari Korea Utara, dan anggota keluarga dari para korban kecelakaan feri Sewol yang tenggelam pada April lalu.

Tujuan utama dari kunjungan Fransiskus adalah untuk menghadiri pertemuan Orang Muda Katolik yang digelar di negara itu. Kunjungan itu sendiri merupakan lawatan internasional Fransiskus ketiga setelah dia terpilih sebagai paus pada Maret 2013.

Tiga roket Korut

Meski demikian kunjungan Fransiskus ke Korsel, tampaknya tidak serta merta meredakan ketegangan antara Seoul dengan Pyongyang. Hanya beberapa menit sebelum paus tiba di Seoul, Korut melepaskan tiga rudal jarak pendek ke dekat pantai timur Korsel.

Roket-roket itu ditembakan dari beberapa peluncur roket di Wonsan, sebuah kota pelabuhan Korut. Tiga roket itu melesat sejauh 220 kilometer sebelum menghantam perairan di timur tanjung Korea, demikian jelas pejabat kementerian pertahanan Korsel.

Roket terakhir ditembakan hanya 35 menit sebelum pesawat kepausan mendarat di sebuah pangkalan udara di Seoul.

Provokasi Korut itu dilakukan jelang latihan militer gabungan antara Korsel dengan sekutu utamanya, Amerika Serikat yang rencananya digelar pada Senin (18/8/2014).

Telegram berkat untuk Cina

Adapun sebelum tiba di Korsel, tepatnya saat melintas di atas wilayah udara Cina, Paus Fransiskus mengirim telegram berisi ucapan salam bagi Presiden Xi Jinping dan rakyat Cina.

Adalah kebiasaan Fransiskus untuk mengirim telegram kepada pemimpin negara yang wilayah udaranya dilewati dalam perjalanan internasional. Kebiasaan itu jarang menjadi berita, kecuali kali ini mengingat pemerintah komunis Cina melarang gereja Katolik di negaranya dan tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Vatikan.

"Saat memasuki wilayah udara Cina, saya menyampaikan salam kepada yang mulia dan warga negara Anda, dan saya meminta berkat perdamaian dan kesejahteraan bagi negara ini," tulis Fransiskus dalam telegramnya.

Telegram Fransiskus itu menjadi lebih menarik mengingat fakta bahwa Cina akhirnya memberi izin bagi paus untuk melewati wilayah udaranya. Hubungan antara Vatikan dan Beijing tidak pernah harmonis sejak pemerintahan komunis berkuasa pada 1949 dan mendiang Paus Yohanes Paulus II selalu harus menghindari wilayah udara Cina dalam beberapa kunjungannya ke Asia.

Geraja Katolik di Cina sendiri dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah gereja resmi negara yang disebut "Asosiasi Patriot", yang taat kepada partai komunis. Sementara komunitas kedua, yang bergerak di bawah Tanah, mengakui otoritas paus di Roma. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Korsel, Paus Fransiskus Akan Tekankan Pentingnya Rekonsiliasi

Di Korsel, Paus Fransiskus Akan Tekankan Pentingnya Rekonsiliasi

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 03:08 WIB

Terkini

Review Lagu Sesi Potret: Penyesalan Perantau yang Sering Menunda Pulang

Review Lagu Sesi Potret: Penyesalan Perantau yang Sering Menunda Pulang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Prabowo di HUT TNI: Kekayaan Kita Kalau Dicuri, Itu Ancaman Bagi Kedaulatan

Prabowo di HUT TNI: Kekayaan Kita Kalau Dicuri, Itu Ancaman Bagi Kedaulatan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Air Fryer Hemat Listrik Berapa Watt? Ini 7 Rekomendasi Daya Paling Rendah

Air Fryer Hemat Listrik Berapa Watt? Ini 7 Rekomendasi Daya Paling Rendah

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Pemprov DKI Sanksi 44 Warga Nekat Bakar Sampah Sembarangan

Pemprov DKI Sanksi 44 Warga Nekat Bakar Sampah Sembarangan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Sidang MK Soal Ijazah Gibran: Ahli dan Saksi Debat Perbedaan Sertifikat Attendance dan Ijazah

Sidang MK Soal Ijazah Gibran: Ahli dan Saksi Debat Perbedaan Sertifikat Attendance dan Ijazah

Video | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Phuwin Tangsakyuen Bahagia Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Ingin Sering Kembali ke Jakarta

Phuwin Tangsakyuen Bahagia Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Ingin Sering Kembali ke Jakarta

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Kawal Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang, Komisi III Buka Peluang Panggil Sekolah dan Polisi

Kawal Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang, Komisi III Buka Peluang Panggil Sekolah dan Polisi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Pemkab Kuansing Mediasi Sengketa Lahan 3.000 Hektare Masyarakat vs RAPP

Pemkab Kuansing Mediasi Sengketa Lahan 3.000 Hektare Masyarakat vs RAPP

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Menggugat Kekuasaan: Krisis Nalar di Balik Politik dan Otoritas Keagamaan

Menggugat Kekuasaan: Krisis Nalar di Balik Politik dan Otoritas Keagamaan

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:20 WIB

3 Powerbank Wireless untuk iPhone 10000mAh Paling Recommended

3 Powerbank Wireless untuk iPhone 10000mAh Paling Recommended

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×