Jelang Keputusan, 3.929 Personel Polisi Jaga Gedung MK

Esti Utami

Kamis, 21 Agustus 2014 | 08:44 WIB
Jelang Keputusan, 3.929 Personel Polisi Jaga Gedung MK
Personil polisi disiagakan untuk mengamankan Gedung MK, Kamis (21/8/2014). (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Untuk mengamankan gedung Mahkamah Konstitusi di saat sidang pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2014, Polisi menerapkan pengalaman lima lapis.

Berdasarkan informasi dari Kapolsek Metro Gambir, AKBP Putu Putra, total personel polisi yang disiagakan adalah 3929 personil yang dibagi dalam lima ring dan merupakan gabungan dari Mabes dengan Polda Metro Jaya. Polisi juga menyiagakan empat watercanon dan dua pasukan barakuda, untuk mencegah masa yang ingin mendekati Gedung MK.

"Totalnya ada 3929 personil dan terbagi dalam lima ring. Kita juga sudah menyiagakan empat meriam air, dua pasukan barakuda dan ring dari kawat, serta sejumlah kendaraan lapis baja di setiap ringnya," kata Putu saat ditemui di depan Gedung MK, Jakarta, Kamis(21/8/2014).

Selain itu polisi juga mensterilkan Jalan Merdeka Barat, untuk mencegah aksi demonstrasi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi. Sejak pukul 06.00 WIB arus lalu lintas di Jalan Merdeka Barat dialihkan. Salah satu jalur yang ditutup adalah jalur menuju MK dari arah selatan, yaitu jalur Merdeka Selatan, dialihkan ke arah Gambir. Untuk memuluskan pengalihan arus ini, polisi menyiagakan ratusan personel bersenjata lengkap.

Di depan Patung kuda, ratusan personel disiagakan. Puluhan personil lainnya disiagakan di dalam lingkungan Gedung MK.
Kapolda Metro Jaya, Irjenpol Dwi Priyatno turun langsung untuk melihat persiapan personilnya.

Sejauh ini, pengalihan ini berjalan lancar karena arus kendaraan berjalan lancar walaupun cukup ramai. Tetapi arus di depan MK pun menjadi sepi dan hanya tampak beberapa kendaraan pasukan keamanan.

Untuk sementara ini belum ada massa yang datang ke area gedung MK. Menurut Putu, setiap relawan Prabowo yang akan masuk ke Gedung MK harus menunjukkan kartu identitasnya. "Nanti agar tidak sesak, setiap relawan harus menunjukkan id cardnya, kalau tidak ada, tidak boleh mendekat," kata Putu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Gugatan Prabowo yang Akan Diputus MK

Ini Gugatan Prabowo yang Akan Diputus MK

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 08:25 WIB

Ini Rute Transjakarta Jelang Putusan MK

Ini Rute Transjakarta Jelang Putusan MK

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 07:57 WIB

Jelang Keputusan MK, Merdeka Barat Disterilkan

Jelang Keputusan MK, Merdeka Barat Disterilkan

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 07:53 WIB

DKPP Bacakan Putusan Gugatan Etik KPU Pukul 11.00 WIB

DKPP Bacakan Putusan Gugatan Etik KPU Pukul 11.00 WIB

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 07:46 WIB

 Ganjar Minta Pendukung Jokowi-JK Tetap Tenang

Ganjar Minta Pendukung Jokowi-JK Tetap Tenang

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 06:54 WIB

Tiga Opsi MK dalam Memutus Sengketa Pilpres

Tiga Opsi MK dalam Memutus Sengketa Pilpres

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 06:32 WIB

Jelang Putusan MK, Prabowo 'Kicaukan' Pepatah Jawa di Twitter

Jelang Putusan MK, Prabowo 'Kicaukan' Pepatah Jawa di Twitter

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 00:22 WIB

Terkini

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:47 WIB

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:46 WIB

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:44 WIB

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:43 WIB

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:40 WIB

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:39 WIB

×