Isi Lengkap Surat ISIS kepada Keluarga James Foley

Liberty Jemadu

Jum'at, 22 Agustus 2014 | 09:42 WIB
Isi Lengkap Surat ISIS kepada Keluarga James Foley
Cuplikan rekaman pemenggalan orang yang diduga wartawan AS, James Foley oleh NI atau ISIS yang beredar di internet (Reuters)

Suara.com - GlobalPost, media online tempat James Foley bekerja, memutuskan untuk menerbitkan surat yang dikirim kelompok militan Negara Islam (sebelumnya dikenal sebagai ISIS) ke publik.

Jim, sapaan akrab James, diduga adalah orang yang dipenggal seorang militan ISIS dalam sebuah video yang beredar di internet pekan ini.

Ia hilang saat sedang meliput di Suriah pada November 2012. Sejak itu rupanya dia ditahan oleh ISIS, yang beberapa kali mengirim surat kepada keluarga Foley, meminta tebusan senilai 100 juta euro atau sekitar Rp1,55 triliun.

Surat terakhir dari ISIS diterima 12 Agustus silam, sepekan sebelum video pemenggalan Jim beredar di dunia maya.

Berikut adalah surat dari ISIS tersebut:

SAMPAI KAPAN PARA DOMBA MENGIKUTI GEMBALA YANG BUTA?

Sebuah pesan kepada pemerintah Amerika dan warga negaranya yang seperti domba:

Kami telah membiarkan kalian sejak kekalahan kalian yang memalukan di Irak. Kami tidak menggangu di dalam negeri kalian atau menyerang warga negara kalian ketika mereka aman di rumah mereka, meski kami punya kemampuan untuk melakukan itu!

Sementara bagi para sampah dari negeri kalian yang kami tahan, MEREKA BERANI MEMASUKI LIANG SINGA DAN MEREKA DIMANGSA!

Kalian sudah diberi banyak kesempatan untuk menegosiasikan pembebasan warga kalian melalui transaksi tunai seperti yang sudah dilakukan oleh negara-negara lain. Kami juga menawarkan pertukaran tahanan, agar muslim yang sedang kalian tahan seperti saudari kami Dr Afia Sidiqqi, dibebaskan. Tetapi kalian sangat cepat mengatakan bahwa itu BUKAN yang kalian mau.

Kalian tidak punya motivasi untuk berurusan dengan umat muslim kecuali dengan bahasa kekerasan, bahasa yang kalian terima dalam "terjemahan Arab' saat mencoba menduduki tanah Irak!

Kini kalian kembali untuk membom muslim di Irak lagi, kali ini kalian mengandalkan serangan udara dan "tentara proxy", seperti pengecut yang dengan malu-malu menghindari konfrontasi langsung!

Hari ini pedang kami terhunus kepada kalian, "PEMERINTAH DAN JUTA WARGA NEGARA! DAN KAMI TIDAK AKAN BERHENTI SAMPAI DAHAGA KAMI DIPUASKAN OLEH DARAH KALIAN.

Kalian tidak berbelaskasihan kepada kaum lemah, orang tua, perempuan, dan anak-anak kami, maka demikian juga kami tidak akan berbelaskasihan kepada kalian!

Kalian dan warga negara kalian akan membayar atas pemboman-pemboman kalian.

Sebagai yang pertama adalah darah dari warga negara Amerika, James Foley!

Dia akan dieksekusi sebagai akibat LANGSUNG dari dosa kalian terhadap kami! (GlobalPost)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surat ISIS Kepada Keluarga James Foley Dibuka ke Publik

Surat ISIS Kepada Keluarga James Foley Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 09:03 WIB

Orang Tua James Foley: Dia Akhirnya Bebas

Orang Tua James Foley: Dia Akhirnya Bebas

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 16:42 WIB

ISIS Pernah Minta Tebusan Rp1 Triliun untuk James Foley

ISIS Pernah Minta Tebusan Rp1 Triliun untuk James Foley

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 13:39 WIB

Jadi Sandera ISIS, Nyawa Wartawan Majalah TIME di Ujung Tanduk

Jadi Sandera ISIS, Nyawa Wartawan Majalah TIME di Ujung Tanduk

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 11:19 WIB

SBY: Pembantaian Wartawan Amerika oleh ISIS Mempermalukan Islam

SBY: Pembantaian Wartawan Amerika oleh ISIS Mempermalukan Islam

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 09:56 WIB

James Foley, Dua Kali Hilang di Wilayah Konflik

James Foley, Dua Kali Hilang di Wilayah Konflik

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 16:08 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×