Mengapa Masih Ada Warga yang Tolak Ahok Jadi Gubernur Jakarta?

Siswanto | Suara.com

Minggu, 24 Agustus 2014 | 13:03 WIB
Mengapa Masih Ada Warga yang Tolak Ahok Jadi Gubernur Jakarta?
Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat blusukan bareng. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Terpilihnya Joko Widodo menjadi Presiden RI untuk periode 2014-2019, semakin memantapkan langkah Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk mengisi kursi Gubernur menggantikan posisi Jokowi.

Pro kontra pun bermunculan di tengah masyarakat. Ada yang mendukung Ahok menjadi Gubernur Jakarta karena lelaki ini diakui tegas dalam memberantas perilaku korup bawahannya. Tetapi, ada juga anggota masyarakat yang tidak setuju Ahok jadi orang nomor satu di Jakarta dengan sejuta alasan.

Warga yang mendukung Ahok, antara lain bernama Lelle. Menurut warga Slipi, Jakarta Barat, Ahok adalah pemimpin yang tegas dan tidak bisa disetir oleh siapapun. Ia berharap Ahok meneruskan program-program Jokowi serta menjalankan gaya blusukan ke kampung-kampung seperti yang dulu dilakukan Jokowi.

"Tegas, tidak mandang bulu dengan bawahannya, maksudnya ga bisa diajak kompromi. Setuju (jadi Gubernur), harus bisa meneruskan pimpinan belusukan Jokowi. Saya ga masalah, ras, agama, suku, yang penting bisa memimpin Jakarta," katanya ketika ditemui suara.com di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/8/2014).

Tak hanya warga sipil, anggota Kepolisian RI pun mengakui ketegasan Ahok.

"Bagus. Dia ga suka yang menyimpang-menyimpang, dan kita bisa merasakan perubahan, dan sinerginya kepada gubernur juga bagus," kata anggota polisi bernama M. Fuad

Fuad sama sekali tidak mempermasalahkan Ahok yang beragama Kristen, maklum saat ini masih ada orang yang suka mengangkat isu agama untuk menjatuhkan Ahok.

"Ga masalah beda Agama, kembali lagi ke orangnya," katanya.

Ia juga berharap Ahok selalu blusukan karena menurutnya itu merupakan cara efektif untuk mengetahui masalah di lapangan.

"Kalau kita jadi bawahan seperti itu, misalnya suara kita mau ke atas terus hanya di-cut (potong) di tengah dan tak sampai ke atasan," Fuad menambahkan.

Berbeda dengan Asih, warga Manggarai, Jakarta Selatan. Ia tidak setuju Ahok menjadi Gubernur. Alasannya, warga Jakarta mayoritas Islam, sedangkan Ahok Kristen, Cina pula.

"Kurang setuju. Kita kan masyarakat Islam, Ahok kan keturunan Cina. Takutnya orang pribumi kesingkir. Kalau Ahok jadi Gubernur, takutnya perusahan yang ada di luar masuk ke Indonesia disah-sahin masuk ke Indonesia," kata Asih.

Asih menolak Ahok juga karena menurutnya Ahok tidak berangkat dari masyarakat kelas bawah. Ia membandingkan Jokowi, yang menurutnya berasal dari kalangan bawah sehingga mengetahui keadaan masyarakat yang sesungguhnya.

"Pak Ahok kurang pendekatan, kurang turun langsung ke masyarakat, kita belum tahu kerjanya, yang sering blusukan kan Pak Jokowi, Pak Ahok-nya belum tahu. Cara kerjanya dia," kata Asih.

Tapi bila Jakarta tetap dipimpin Ahok, Asih berharap Ahok meneruskan kinerja Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Nama Ini Bersaing Ketat Jadi Wakil Gubernur Jakarta

Dua Nama Ini Bersaing Ketat Jadi Wakil Gubernur Jakarta

News | Minggu, 24 Agustus 2014 | 06:33 WIB

Taman yang Dirusak Pendukung Prabowo Segera Diperbaiki Lagi

Taman yang Dirusak Pendukung Prabowo Segera Diperbaiki Lagi

News | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 19:18 WIB

Ahok Ingin Pasang CCTV yang Bisa Rekam Wajah Demonstran

Ahok Ingin Pasang CCTV yang Bisa Rekam Wajah Demonstran

News | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 14:37 WIB

Jumlah Penduduk Melonjak, Pemerintah Akan Perbaiki Jakarta

Jumlah Penduduk Melonjak, Pemerintah Akan Perbaiki Jakarta

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2014 | 14:15 WIB

Terkini

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:05 WIB

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB