Kubu Jokowi Senang Bila Koalisi Merah Putih Mau Gabung

Siswanto | Suara.com

Selasa, 26 Agustus 2014 | 09:43 WIB
Kubu Jokowi Senang Bila Koalisi Merah Putih Mau Gabung
Deklarasi Koalisi Permanen Prabowo-Hatta dengan partai pendukung di Tugu Proklamasi, Senin (14/7). [suara.com/Bowo Rahardjo]

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla ingin mengembangkan demokrasi berbasis gotong royong sebagaimana ideologi partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri.

"Oleh karena itu, kita akan happy kalau teman-teman Koalisi Merah Putih gabung untuk bersama-sama membangun bangsa," kata Eva Sundari kepada suara.com, Selasa (26/8/2014) pagi.

Tetapi bila partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih tidak mau bergabung ke dalam koalisi pendukung Jokowi-JK, kata Eva, sikap tersebut juga akan dihormati.

"Kalau mereka tidak mau pilih gabung, ya gak papa," kata Eva. "Kan Pak Jokowi bilang ingin menguatkan sistem presidensial, jangan takut dengan koalisi ramping. Ramping tapi efektif ya bagus."

Terkait dengan rumor bahwa partai anggota Koalisi Merah Putih di DPR RI akan merecoki kebijakan-kebijakan Jokowi-JK, Eva mengatakan bahwa demokrasi yang sehat adalah yang mengedepankan rasionalitas, bukan emosi.

"Kalau produk-produknya (kebijakannya) pro rakyat, kemudian tidak ada korupsi, tidak melanggar hukum, terus mau direcoki dimananya," kata Eva.

Menurut Eva akan sangat aneh bila ada partai politik yang niatnya ingin selalu mengganggu kebijakan pemerintah.

"Saya sih agak menyesalkan kalau ada yang niatnya pokoke ngrecoki. Itu tidak sehat," kata Eva.

Eva mengatakan bahwa saat ini masyarakat Indonesia sedang belajar dari masa transformasi. Mereka akan mengikuti perkembangan yang ada.

Eva mengingatkan bahwa bila partai politik terlihat emosional, akan rugi sendiri.

"Kita memang membutuhkan dukungan Parlemen, tapi rakyat juga lebih penting," katanya.

Seperti diketahui, dari sepuluh partai yang mempunyai wakil di Senayan, hanya empat partai yang mendukung kubu Jokowi-JK, yaitu PDI Perjuangan, Nasdem, PKB, dan Hanura. Sedangkan enam lainnya merupakan pendukung Koalisi Merah Putih, yaitu Partai Gerindra, PAN, Golkar, PKS, PPP dan Partai Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polemik BBM Subsidi, Jokowi Jangan Ulangi Kesalahan SBY

Polemik BBM Subsidi, Jokowi Jangan Ulangi Kesalahan SBY

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2014 | 09:28 WIB

Boni Hargens dkk Geruduk Rumah Transisi, Eva: Itu Wujud Cinta Jokowi

Boni Hargens dkk Geruduk Rumah Transisi, Eva: Itu Wujud Cinta Jokowi

News | Selasa, 26 Agustus 2014 | 09:19 WIB

Kekompakan Koalisi Merah Putih di DPR Diprediksi Tak Bertahan Lama

Kekompakan Koalisi Merah Putih di DPR Diprediksi Tak Bertahan Lama

News | Selasa, 26 Agustus 2014 | 07:47 WIB

Pemilihan Wagub DKI Diprediksi Butuh Waktu Dua Bulan

Pemilihan Wagub DKI Diprediksi Butuh Waktu Dua Bulan

News | Selasa, 26 Agustus 2014 | 00:50 WIB

Surya Paloh Inginkan Efisiensi dalam Kabinet Jokowi-JK

Surya Paloh Inginkan Efisiensi dalam Kabinet Jokowi-JK

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 21:11 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB