Jokowi Kritik Rencana Reklamasi Bali Selatan

Liberty Jemadu

Sabtu, 30 Agustus 2014 | 15:07 WIB
Jokowi Kritik Rencana Reklamasi Bali Selatan
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo mengatakan sektor pariwisata yang terus berkembang di Bali agar tidak merusak lingkungan dan budaya.

"Saya mengharapkan pembangunan sektor pariwisata jangan sampai merusak lingkungan dan budaya setempat," katanya pada acara "Syukuran atas Kemenangan Capres-Cawapres Jokowi-JK" di Sanur, Denpasar, Sabtu (30/8/2014).

Ia mengharapkan sektor pariwisata Bali harus nomor satu. Bali diharapkan tidak menerima pariwisata kelas rendah.

"Bali harus punya diferensisasi yang jelas, pembedaan yang jelas. Jangan sampai pariwisata merusak Bali sendiri. Kita harus menerima wisata yang nomor satu," ujarnya.

Jokowi juga menyentil isu lingkungan yang tengah hangat di Bali, yakni rencana reklamasi beberapa wilayah pesisir selatan Pulau Dewata, termasuk reklamasi Teluk Benoa. Rencana itu sengit ditentang masyarakat Bali karena mengancam kelestarian lingkungan.

Rencana reklamasi itu sendiri sudah direstui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Peraturan Presiden No.45/2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), yang mengizinkan perairan Benoa menjadi kawasan konservasi.

Reklamasi rencananya akan dilakukan oleh PT Tirta Wahana Bali Internasional, anak usaha Artha Graha milik taipan Tomy Winata. Di lokasi itu disebut-sebut akan dibangun pusat wisata dengan nilai investasi Rp30 miliar.

"Saya mendengar, bahwa di Bali bagian selatan terlalu padat, terlau dipaksakan. Jangan sampai lingkungan ini rusak gara-gara kita terlalu memberikan ruang kepada pariwisata," katanya.

Ia juga menegaskan, selain budaya, lingkungan Bali juga perlu diperhatikan karena lingkungan juga menjadi kekuatan bagi Bali. Artinya, bukan hanya kebudayaan yang unik tetapi keindahan alamnya juga harus tetap dipertahankan.

Jokowi juga menyatakan apresiasinya kepada lembaga adat di Bali melalui Desa Adat atau Desa Budaya di Bali yang dengan konsisten menjaga adat dan budaya Bali.

"Sekarang saya ingin memenuhi janji saya. Saya sudah berjanji untuk datang pertama kali ke Bali bila Bali menang telak. Dan ternyata Bali memang menang dengan melampaui target. Maka saya harus datang ke Bali," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Banyak Sumber Pendanaan Selain Mencabut Subsidi BBM

Ada Banyak Sumber Pendanaan Selain Mencabut Subsidi BBM

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 13:13 WIB

Atasi Papua, Tim Jokowi Ingin Ada Dialog

Atasi Papua, Tim Jokowi Ingin Ada Dialog

News | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 03:00 WIB

Jokowi Belum Putuskan Naikkan BBM

Jokowi Belum Putuskan Naikkan BBM

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 15:51 WIB

Ini Pemandangan Baru Salat Jumat di Balai Kota Jakarta

Ini Pemandangan Baru Salat Jumat di Balai Kota Jakarta

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 13:47 WIB

Kasus Pelanggaran HAM Tak Tuntas, LSM HAM Kirim Surat ke Jokowi

Kasus Pelanggaran HAM Tak Tuntas, LSM HAM Kirim Surat ke Jokowi

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 10:56 WIB

Terkini

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

×