Jokowi: Kalau di DKI Jakarta Kalah, Mau Ditaruh di Mana Muka Saya?

Ruben Setiawan

Minggu, 31 Agustus 2014 | 13:40 WIB
Jokowi: Kalau di DKI Jakarta Kalah, Mau Ditaruh di Mana Muka Saya?
Presiden terpilih Joko Widodo bersama Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla dan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani. [Antara/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan merasa malu bila dirinya tidak memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Hal itu dia katakan dalam acara halal bihalal DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Jakarta Utara, di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Jakarta, Minggu (31/8/2014).

"Kalau Pilpres, di DKI Jakarta kalah, mau ditaruh mana saya. Muka saya habis. Sudah muka jelek gini, kalah lagi," kata Jokowi.

Namun, berdasarkan hasil penghitungan Pilpres, Jokowi-JK menempati urutan teratas. Di Jakarta Utara dia mendapatkan suara 60 persen, sedangkan untuk keseluruhan DKI Jakarta dia meraih 53 persen suara.

"Artinya masyarakat Jakarta setuju saya mencalonkan jadi presiden," kata Gubernur DKI Jakarta ini.

Dia mengatakan, pasangan dirinya dan JK sudah seharusnya menang di DKI Jakarta. Sebab, pada Pemilihan Gubernur 2012 lalu, dirinya menang.

"Minimal, paling tidak dua kali lipat. Kalau lebih keras mungkin bisa tiga kali lipat," ujarnya.

Jokowi menambahkan, hasil itu pun sesuai yang diperkirakan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014. Dia pun makin optimis pada Pilpres dengan hasil ini.

"Berdasarkan survei pertama menjelang Pilpres, kita cuma dapat 34 persen. (Surveinya) Kira-kira satu setengah bulan sebelum pilpres," ujar Jokowi.

"Akhirnya 10 hari sebelum hari H kita bertemu dengan seluruh DPC PDI Perjuangan, kita fokuskan turun ke bawah, dan kita lihat, kita menang di pilpres, hasilnya 53 persen di DKI. Dari 34 itu bukan sesuatu yang gampang," katanya.

Acara ini sekaligus pemberian piagam penghargaan kepada tokoh masyarakat yang membantu memenangkan Jokowi-JK dalam Pilpres 2014. Dia pun mengucapkan terimakasih atas bantuan kader PDI Perjuangan dan relawan yang telah memenangkannya.

"Saya tidak bisa membalas dengan apa-apa, tapi ucapkan terimakasih yang besar-besarnya yang hanya bisa saya sampaikan," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Raup 60 Persen Suara di Jakut, Jokowi Ucapkan Terima Kasih

Raup 60 Persen Suara di Jakut, Jokowi Ucapkan Terima Kasih

News | Minggu, 31 Agustus 2014 | 13:26 WIB

Jokowi-JK Tak Perlu 'Ngemis' ke SBY Naikkan BBM

Jokowi-JK Tak Perlu 'Ngemis' ke SBY Naikkan BBM

News | Minggu, 31 Agustus 2014 | 12:13 WIB

Jimly Ashiddiqie: Jangan Paksakan Rekonsiliasi Antara Jokowi-Prabowo

Jimly Ashiddiqie: Jangan Paksakan Rekonsiliasi Antara Jokowi-Prabowo

News | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 23:00 WIB

Jokowi Tak Ingin Paspampres 'Halangi' Kedekatannya Dengan Rakyat

Jokowi Tak Ingin Paspampres 'Halangi' Kedekatannya Dengan Rakyat

News | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 21:26 WIB

 Jokowi-JK Dapat Warisan Masalah Anggaran dari SBY

Jokowi-JK Dapat Warisan Masalah Anggaran dari SBY

News | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 18:01 WIB

Terkini

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

×