Punya Bendera ISIS, Bekas Pelaku Teror Bom Buku Digerebek

Laban Laisila

Selasa, 02 September 2014 | 22:10 WIB
Punya Bendera ISIS, Bekas Pelaku Teror Bom Buku Digerebek
Seorang anggota ISIS di Raqqa, Irak. (Reuters/Stringer)

Suara.com - Mantan teroris kasus bom buku Utan Kayu pada Maret 2011, Juhanda alias Jo bin Muhammad Aceng Kurnia (32) dibekuk pihak keamanan, karena miliki atribut bendera negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Sebelum dilakukan penangkapan, Senin (1/9/2014), warga RW 6, Caddie, Keluarahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare melaporkan rencana pembunuhan mantan teroris itu terhadap isterinya," kata Kepala Kepolisian Resort Parepare, AKBP Himawan Sugeha menanggapi penangkapan mantan teroris itu, Selasa (2/7/9/2014).

Akibat rencana tersebut, Juhanda alias Jo ditahan di rumah Ketua RW setempat setelah diamankan warga setempat.

Jo yang baru pagi tadi menginjakkan kakinya di Parepare, mendatangi rumah Ketua RW setempat dengan maksud hendak mencari istrinya.

Menurut keterangan Ketua RW 6 Caddie, Djoko Prayetno diketahui kedatangan Jo hendak mencari istriya bernama Nur Haya.

Istri Jo sendiri disebutkan sempat merantau ke Kalimantan. Namun karena Juhanda baru terlihat di Desa Ceddie, Djoko menaruh curiga, kemudian menelpon pihak yang berwajib.

Saat meminta kartu tanda pengenal, Juhanda hanya bisa menunjukkan kartu bebas dari Lapas kelas 1 Tangerang.

Sementara Usman, tokoh setempat mengatakan, warga lansung menelepon polisi sesaat setelah menahan Jo, karena dicurigai.

Sebab, dalam tas yang dibawa lelaki berjubah hitam tersebut, berisi barang mencurigakan, diantaranya bendera hitam yang mirip Bendera Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Menurut Himawan, pihak Kepolisian Parepare hingga kini masih melakukan interogasi terhadap Jo yang diduga sebagai salah satu anggota jaringan ISIS.

"Jadi masalah ini terungkap setelah ada laporan dari masyarakat," kata Himawan.

Dia mengatakan, pascapenangkapan terduga jaringan Isis itu, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap paham paham yang bisa menimbulkan disintegrasi.

Sementara patroli yang selama ini dilakukan pihak kepolisian, akan lebih dioptimalkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Negara yang Warganya Paling Banyak Bergabung dengan ISIS

Ini Negara yang Warganya Paling Banyak Bergabung dengan ISIS

News | Selasa, 02 September 2014 | 17:04 WIB

Paus Fransiskus Jadi Target Serangan ISIS

Paus Fransiskus Jadi Target Serangan ISIS

News | Selasa, 02 September 2014 | 13:18 WIB

ISIS Ancam Serang Arab Saudi saat Hari Raya Idul Adha

ISIS Ancam Serang Arab Saudi saat Hari Raya Idul Adha

News | Selasa, 02 September 2014 | 11:19 WIB

Fidel Castro: Senator AS Terlibat Pembentukan Kelompok ISIS

Fidel Castro: Senator AS Terlibat Pembentukan Kelompok ISIS

News | Selasa, 02 September 2014 | 06:20 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB