Fidel Castro: Senator AS Terlibat Pembentukan Kelompok ISIS

Doddy Rosadi

Selasa, 02 September 2014 | 06:20 WIB
Fidel Castro: Senator AS Terlibat Pembentukan Kelompok ISIS
Mantan Presiden Kuba, Fidel Castro. (Shutterstock)

Suara.com - Mantan Presiden Kuba, Fidel Castro mengkritik Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dalam menangani krisis di Timur Tengah dan Ukraina. Dia juga menyebut Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) sama seperti tentara khusus Nazi, SS yang ingin melakukan perang.

Kritik Castro itu disampaikan dalam sebuah kolom di media lokal. Castro juga melontarkan kritik kepada Senator Amerika Serikat John McCain terkait kebijakan Amerika Serikat dalam konflik antara Israel dengan Hamas.

“Dunia telah melihat tidak ada waktu untuk istirahat, terutama sejak Masyarakat Ekonomi Eropa di bawah kepemimpinan Amerika Serikat memutuskan untuk mengambil tindakan kepada dua negara besar yang tersisa yaitu Rusia dan Cina. Mereka berusaha melakukan langkah heroic dengan mengakhiri imperliasme colonial,” tulis Castro.

Dia juga menuduh negara-negara Barat sinis dan sudah menjadi simbol kebijakan imperialism. Castro juga menuding Senator Amerika Serikat, John McCain mendukung intel Israel dan terlibat dalam pembentukan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Kelompok ISIS menguasai sebagian besar wilayah di Irak dan Suriah. (AFP/CNA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berantas ISIS, Jerman Pasok Senjata Buat 4.000 Tentara Kurdi

Berantas ISIS, Jerman Pasok Senjata Buat 4.000 Tentara Kurdi

News | Selasa, 02 September 2014 | 02:45 WIB

Lewat Video, Ibu Satu Anak Ajak Muda-mudi Gabung ISIS

Lewat Video, Ibu Satu Anak Ajak Muda-mudi Gabung ISIS

News | Senin, 01 September 2014 | 22:00 WIB

Razia ISIS di Tempat Kos, Polisi Malah Temukan Pasangan Mesum

Razia ISIS di Tempat Kos, Polisi Malah Temukan Pasangan Mesum

News | Senin, 01 September 2014 | 20:55 WIB

Sepanjang Agustus, Korban Jiwa di Irak Capai 1.420 Orang

Sepanjang Agustus, Korban Jiwa di Irak Capai 1.420 Orang

News | Senin, 01 September 2014 | 18:20 WIB

Terkini

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB