Korban Dugaan Pelecehan Seks Gubernur Riau Diperiksa 4 Jam

Achmad Sakirin

Jum'at, 05 September 2014 | 16:59 WIB
Korban Dugaan Pelecehan Seks Gubernur Riau Diperiksa 4 Jam
Bareskrim Mabes Polri (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Saksi korban kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan Gubernur Riau Annas Maamun diperiksa selama empat jam oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri.

"Tadi kami mendapat 20 pertanyaan dan di dalam tadi diperiksa selama sekitar empat jam," kata kuasa hukum saksi korban, Erwin Mahatma usai pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri di Jakarta, Jumat (5/9/2014).

Menurut Erwin, saksi korban WW mendapat pertanyaan-pertanyaan yang bersifat mendasar mengenai laporan dugaan pelecehan seksual tersebut serta kronologis kejadian.

"Kondisinya (WW) sejauh ini masih agak trauma," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan penyidik untuk memanggil terlapor, yaitu Gubernur Riau Annas Maamun, Erwin mengatakan hal itu masih harus menunggu hasil pengembangan penyidikan.

"Kita harus hormati prosedur hukum yang berjalan," katanya.

Sementara itu, WW yang ditemui seusai menjalani pemeriksaan berusaha menghindar dan enggan menjawab pertanyaan.

Namun, saat ditanya mengenai pemanggilan untuk pemeriksaan berikutnya, WW mengatakan hanya akan menunggu kabar dari kuasa hukumnya.

"(Soal pemanggilan berikutnya) nanti saya diberitahu," katanya.

Korban dugaan pelecehan seksual berinisial WW itu tiba di Bareskrim Mabes Polri sekitar pukul 11.30 WIB dengan didampingi dua orang kuasa hukumnya.

Setelah tiba, WW langsung memasuki ruang Bareskrim Polri tanpa memberikan komentar. Mantan anggota DPD RI berinisial ST, melaporkan Gubernur Riau Annas Maamun ke polisi karena diduga telah melecehkan putrinya, WW. Annas dilaporkan ke Bareskrim Polri pada 27 Agustus 2014 dengan laporan polisi Nomor LP/797/VIII/2014/Bareskrim.

WW mengaku dilecehkan Annas saat mengajukan dana bantuan seminar. Selain WW, ada satu perempuan lain yang juga mengaku menjadi korban pelecehan Gubernur Riau itu, namun tidak melapor ke polisi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polres Jakarta Selatan Tangani Kasus Pelecehan Seksual di SMAN 9

Polres Jakarta Selatan Tangani Kasus Pelecehan Seksual di SMAN 9

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 20:55 WIB

Kru Malaysia Airlines Tersandung Kasus Pelecehan Seks di Pesawat

Kru Malaysia Airlines Tersandung Kasus Pelecehan Seks di Pesawat

News | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 11:05 WIB

Cliff Richard Lakukan Pelecehan Seksual?

Cliff Richard Lakukan Pelecehan Seksual?

Entertainment | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 07:58 WIB

Warga Saudi: Pelecehan Seksual Karena Salah Perempuan Sendiri

Warga Saudi: Pelecehan Seksual Karena Salah Perempuan Sendiri

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 17:03 WIB

Penetapan Dua Guru JIS Sebagai Tersangka Tidak Berdasar

Penetapan Dua Guru JIS Sebagai Tersangka Tidak Berdasar

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 02:37 WIB

Presiden Mesir Minta Maaf kepada Korban Pelecehan Seksual

Presiden Mesir Minta Maaf kepada Korban Pelecehan Seksual

News | Kamis, 12 Juni 2014 | 06:47 WIB

Terkini

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:22 WIB

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:32 WIB

×