Tjahjo Minta Fraksi PDI-P Jateng Berani Kritisi Gubernur

Arif Sodhiq

Sabtu, 06 September 2014 | 19:30 WIB
Tjahjo Minta Fraksi PDI-P Jateng Berani Kritisi Gubernur
Sekjen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI-P) DPRD Jawa Tengah diminta berani mengkritisi kebijakan Gubernur Ganjar Pranowo sebagai salah satu bentuk pengawasan terhadap pemerintah. Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Tjahjo Kumolo usai menghadiri Pendidikan dan Pelatihan Kader Madya DPD PDI-P Jawa Tengah di Semarang.

"Yang mengkritisi Gubernur jangan hanya dari partai-partai lain, termasuk Fraksi PDI-P juga harus berani mengkritisi," ujar Tjahjo di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/9/2014).

Namun dia menjelaskan cara penyampaian kritik Fraksi PDI-P DPRD Jateng kepada gubernur berbeda dengan partai lain yang bisa langsung terbuka ke media.

"Kalau Fraksi PDI-P ya ketemu empat mata, dan kalaupun harus terbuka dengan pers ya tidak ada masalah, toh itu juga aspirasi semua pihak," ujarnya.

Menurut dia, posisi anggota DPRD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dengan gubernur atau wali kota itu sejajar dan tidak ada istilah bawahan.

"Kalau ada kebijakan yang tidak pas atau salah ya diingatkan dengan baik," katanya.

Menanggapi rumor hubungan Ganjar dengan Fraksi PDI-P di DPRD Jateng sedang tidak harmonis, Tjahjo mengatakan DPP tidak ingin mencampuri permasalahan di daerah. Alasannya, kader dan jajaran struktural partai di legislatif dinilai mampu melakukan komunikasi.

Salah satu yang memperkuat kabar ketidakharmonisan adalah ketika acara ramah tamah dan perpisahan dengan anggota DPRD Jateng periode 2009-2014 di Wisma Perdamaian, Senin (1/9/2014) malam. Acara yang digagas Ganjar Pranowo hanya dihadiri dua orang dari 22 anggota Fraksi PDI-P.

"Saya tidak melihat hubungan yang renggang, kalau ada dinamika yang lebih atraktif saya rasa sah-sah saja dan saya anggap itu bukan rumor tapi bagian dari sebuah dinamika, bukan fakta," tegasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Hindari Istilah "Membangun Koalisi"

PDIP Hindari Istilah "Membangun Koalisi"

News | Minggu, 20 April 2014 | 15:46 WIB

Peluang Koalisi, PDI Perjuangan Kerahkan Tjahjo Kumolo dan Puan Maharani

Peluang Koalisi, PDI Perjuangan Kerahkan Tjahjo Kumolo dan Puan Maharani

News | Kamis, 10 April 2014 | 04:20 WIB

Terkini

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:00 WIB

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:58 WIB

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

×