PDIP Hindari Istilah "Membangun Koalisi"

Esti Utami

Minggu, 20 April 2014 | 15:46 WIB
PDIP Hindari Istilah "Membangun Koalisi"
Jokowi, Megawati, Puan Maharani dan Mahathir Mohammad berfoto bersama di Jakarta, Senin (14/42014).[suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan bakal calon presiden Joko Widodo menghindari istilah "membangun koalisi" jika kelak dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, 9 Juli mendatang, rakyat memberi kepercayaan kepada capres dari partai tersebut.

"Arah politik PDIP dan Pak Jokowi (sapaan akrab Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, red.) membangun kerja sama politik pembangunan pemerintahan Indonesia ke depan," kata Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo melalui pesan singkatnya kepada Antara di Semarang, Minggu (20/4/2014).

PDIP, kata Tjahjo, belajar dan mencermati perkembangan dinamika pada koalisi parpol-parpol besar 10 tahun terakhir terbukti tidak mampu mengambil keputusan yang solid dalam setiap proses di DPR.

"Kasihan rakyat yang memilihnya yang akhirnya menunda program pembangunan untuk rakyat Indonesia," kata wakil rakyat yang juga alumnus Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu.

Masalahnya, dengan perolehan suara yang tidak mencapai 20 persen suara, partai berlambang banteng moncong putih ini harus menggandeng partai lain untuk memajukan calonnya.

Persyaratan mengenai pengajuan calon presiden, diatur di pasal 9 UU No.42/2008, yang menyebutkan pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah nasional dalam Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat sebelum pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.

Di dalam Penjelasan UU Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, terdapat kalimat, "Proses pencalonan presiden dan wakil presiden dilakukan melalui kesepakatan tertulis partai politik atau gabungan partai politik dalam pengusulan pasangan calon yang memiliki nuansa terwujudnya koalisi permanen guna mendukung terciptanya efektivitas pemerintahan". (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beredar "Stiker" Jokowi-JK, Ini Tanggapan Jokowi

Beredar "Stiker" Jokowi-JK, Ini Tanggapan Jokowi

News | Minggu, 20 April 2014 | 15:39 WIB

Jokowi Diberi Mandat Tegakkan Pilar Trisakti Jika Terpilih

Jokowi Diberi Mandat Tegakkan Pilar Trisakti Jika Terpilih

News | Minggu, 20 April 2014 | 15:12 WIB

Ketegangan di Internal Parpol Tak Akan Dialami PDI Perjuangan

Ketegangan di Internal Parpol Tak Akan Dialami PDI Perjuangan

News | Minggu, 20 April 2014 | 14:34 WIB

Pengamat: Pendamping Jokowi Sebaiknya Tokoh Muda

Pengamat: Pendamping Jokowi Sebaiknya Tokoh Muda

News | Sabtu, 19 April 2014 | 20:24 WIB

Ratusan Alumni ITB Dukung Jokowi

Ratusan Alumni ITB Dukung Jokowi

News | Sabtu, 19 April 2014 | 17:13 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

×