Jerman Akan Bubarkan Polisi Syariah

Liberty Jemadu

Senin, 08 September 2014 | 01:31 WIB
Jerman Akan Bubarkan Polisi Syariah
Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas de Maiziere (Reuters/Hannibal ).

Suara.com - Seorang pejabat senior Jerman mengatakan bahwa pemerintah akan membubarkan sebuah kelompok ekstremis Islam yang menyebut dirinya "Polisi Syariah", yang semena-mena melarang warga kota Wuppertal mengonsumsi minuman beralkohol.

Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas de Maiziere kepada surat kabar Bild, pada Sabtu (6/9/2014), mengatakan bahwa "Hukum Syariah tidak akan dibiarkan di Jerman."

Sementara Menteri Kehakiman Jerman, Heiko Maas, menegaskan "hanya Negara saja" yang bisa menegakkan keadilan di Jerman. Karenanya tidak ada pihak lain, termasuk kelompok sipil seperti "Polisi Syariah".

Awal pekan lalu Jerman sempat dihebohkan dengan berita sekelompok pemuda muslim, mengenakan rompi oranye bertuliskan "Polisi Syariah", berpatroli di kota itu. Mereka meminta orang-orang untuk berhenti mengonsumsi alkohol dan tidak mengunjungi klub malam.

Adapun orang yang berada di balik aksi itu, Sven Lau, mengatakan bahwa aksi dia dan rekan-rekannya hanya untuk mencari perhatian. Mereka ingin memantik perdebatan tentang hukum Syriah di Jerman.

Lelaki berusia 33 tahun itu mengatakan bahwa "Polisi Syariah" tidak pernah ada. "Kami tahu ini akan menarik perhatian," kata mantan pemadam kebakaran itu.

Lau adalah tokoh utama pengikut gerakan Salafi di Jerman. Dia dikenal terlibat aktif di sebuah masjid di Monchengladbach dan memimpin sebuah kelompok bernama "Einladung zum Paradies", yang jika diterjemahkan bebas berarti "Undangan ke Surga".

Tetapi bagi para ulama di Jerman, aksi Lau itu salah dan hanya memanfaatkan nama Islam untuk kepentingan kelompok mereka.

"Segelintir remaja yang kasar ini tidak mewakili kami," tegas Ayman A Mazyek, ketua Dewan Pusat Umat Muslim Jerman, "Mereka menyalahgunakan nama agama kami." (The Guardian/ Deutsche Welle)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berantas ISIS, Jerman Pasok Senjata Buat 4.000 Tentara Kurdi

Berantas ISIS, Jerman Pasok Senjata Buat 4.000 Tentara Kurdi

News | Selasa, 02 September 2014 | 02:45 WIB

Terkini

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×