Australia Dihebohkan Pelelangan Bendera ISIS

Liberty Jemadu

Selasa, 09 September 2014 | 04:35 WIB
Australia Dihebohkan Pelelangan Bendera ISIS
Seorang anggota ISIS di Raqqa, Irak. (Reuters/Stringer)

Suara.com - Aksi pelelangan bendera kelompok Negara Islam, yang sebelumnya menyebut diri mereka Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), memantik kontroversi di Australia.

Media-media Australia mengecam aksi yang direkam di Sydney dan diunggah ke YouTube itu. Surat kabar The Daily Telegraph, dalam editorialnya, Minggu (7/8/2014), mengatakan bahwa aksi lelang yang dilakukan di depan anak-anak itu sebuah "perkembangan yang mengkhawatirkan."

Dalam video itu sendiri terlihat petugas lelang memegang bendera berwarna hitam bertuliskan kalimat tauhid dalam warna putih dan dalam pola bulat, mirip seperti bendera ISIS.

Meski demikian, juru bicara masjid Markaz Imam Ahmad (MIA), tempat pelelangan itu digelar, mengatakan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang acara itu.

"Itu hanya acara pengumpulan dana untuk membeli bangunan yang kami gunakan itu," kata Mohamed Rima, juru bicara MIA.

Menurut Rima, ISIS telah membajak bendera yang sudah menjadi simbol Islam selama berabad-abad.

"Bendera ini sudah ada selama lebih dari 1000 tahun, jauh sebelum organisasi teroris manapun menyalahgunakannya untuk tujuan politik," jelas dia, seperti dikutip The Daily Telegraph.

Adapun dalam pernyataan resminya, MIA mengatakan bahwa bendera itu adalah simbol penting dalam Islam, yang mengandung pilar pertama dalam Islam yakni kalimat syahadat, "Bahwa Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah."

Sementara uang yang dikumpulkan dalam pelelangan itu akan digunakan untuk membeli bangunan yang dijadikan masjid dan tidak ada hubungannya dengan kelompok teroris.

Tetapi menanggapi pelelangan itu, Menteri Utama New South Wales, Mike Baird mengatakan bahwa bendera ISIS bisa dilarang di wilayahnya.

"Itu akan kami pertimbangkan dan kami akan bekerja sama dengan berbagai komunitas untuk itu, tetapi kami tidak bisa membiarkan aktivitas apa pun yang mempromosikan terorisme, (dan) mendukung terorisme," kata Baird. (Al Arabiya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah "Ice Bucket Challenge", Muncul Tantangan Bakar Bendera ISIS

Setelah "Ice Bucket Challenge", Muncul Tantangan Bakar Bendera ISIS

Tekno | Senin, 08 September 2014 | 14:25 WIB

Cegah Warga Gabung ISIS, AS Rilis Video Propaganda

Cegah Warga Gabung ISIS, AS Rilis Video Propaganda

News | Senin, 08 September 2014 | 06:56 WIB

Sekjen Liga Arab dan Menlu AS Bahas Cara Hadapi ISIS

Sekjen Liga Arab dan Menlu AS Bahas Cara Hadapi ISIS

News | Senin, 08 September 2014 | 06:49 WIB

Hizbut Tahrir: ISIS Picu Fobia Terhadap Sistem "Khilafah"

Hizbut Tahrir: ISIS Picu Fobia Terhadap Sistem "Khilafah"

News | Minggu, 07 September 2014 | 21:56 WIB

Liga Arab Desak Diterapkan Cara Militer dan Politis Hadapi ISIS

Liga Arab Desak Diterapkan Cara Militer dan Politis Hadapi ISIS

News | Minggu, 07 September 2014 | 19:58 WIB

Terkini

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:34 WIB

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:20 WIB

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:18 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 07:17 WIB

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:16 WIB

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 07:15 WIB

Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:12 WIB

×