Sadis, Ibu Pemuja Setan Cungkil Mata Anak Sendiri

Ruben Setiawan

Kamis, 11 September 2014 | 14:13 WIB
Sadis, Ibu Pemuja Setan Cungkil Mata Anak Sendiri
Ilustrasi anak menutupi wajah. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang ibu tega mencungkil mata anaknya sendiri yang tak mau memejamkan mata saat sang ibu dan keluarganya sedang melakukan ritual pemanggilan setan.

Peristiwa mengerikan ini terjadi di Nezahualcoyoti, sebuah desa miskin dekat Mexico City, Meksiko. Semua berawal saat sejumlah tetangga mendengar teriakan histeris dari sebuah rumah di kawasan tersebut. Warga pun ramai-ramai mendatangi rumah itu dan memanggil penghuni untuk membuka pintu.

Namun tak ada jawaban dari dalam sementara teriakan terus terdengar. Beruntung, ada seorang polisi yang sedang berpatroli di kawasan itu. Para tetangga lalu mencegatnya dan melaporkan perihal peristiwa yang terjadi di rumah itu.

Sang polisi, Benet Curiel, bergegas mendatangi rumah dan memaksa masuk. Di dalam, ia melihat suasana yang mengerikan. Ia melihat sejumlah orang berpakaian minim sedang mengerumuni seorang bocah di dalam dapur. Si polisi melihat, dua perempuan diantaranya berlumuran darah.

Polisi bergegas memanggil ambulans. Dengan todongan senjata, si polisi memerintahkan semua orang di dapur tersebut untuk berdiri menghadap dinding dan menyuruh mereka menjauh dari si bocah.

"Saya bertanya kepada salah satu perempuan apa yang terjadi dan ia mengaku pada saya bahwa namanya adalah Carmen Rios Garcia, ibu dari si bocah," kata si polisi.

Menurut Carmen, si ibu, bocah itu bernama Fernando Caleb Alvarado Rios. Carmen mengaku bahwa dia dan saudara perempuannya, Lizbeth, yang mencungkil mata si bocah dengan sendok.

Alasan yang diberikan oleh Carmen sungguh tak masuk di akal. Carmen mencungkil mata Fernando karena anaknya itu tidak mau memejamkan mata ketika mereka melakukan ritual pemanggilan setan.

Dalam persidangan, terungkap bahwa Carmen bersama saudara perempuannya, dua saudara lelaki, dan kedua orang tuanya melakukan ritual pemanggilan setan di dalam rumahnya. Mereka diharuskan menutup mata saat si setan datang. Namun, karena Fernando menolak memejamkan mata, Carmen dan saudara perempuannya Lizbeth mencungkil kedua matanya dengan sendok.

Atas perbuatannya, semua yang terlibat dijatuhi vonis penjara selama 30 tahun. Malang bagi Fernando. Bocah berusia 5 tahun itu kehilangan kedua indera penglihatannya. Ia kini mengenakan bola mata tiruan yang akan selalu diganti seiring dengan bertambahnya usia. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siram Air Keras ke Wajah Perempuan, Seorang Lelaki Dicungkil Matanya

Siram Air Keras ke Wajah Perempuan, Seorang Lelaki Dicungkil Matanya

News | Rabu, 05 Maret 2014 | 11:18 WIB

Perempuan Pemuja Setan Mengaku Habisi 23 Nyawa Manusia

Perempuan Pemuja Setan Mengaku Habisi 23 Nyawa Manusia

News | Senin, 17 Februari 2014 | 13:35 WIB

Terkini

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×