Pembentukan Satgas Pemberantasan Mafia Migas Dinilai Tidak Efektif

Achmad Sakirin

Minggu, 14 September 2014 | 15:25 WIB
Pembentukan Satgas Pemberantasan Mafia Migas Dinilai Tidak Efektif
Diskusi arah kebijakan energi pemerintahan Jokowi - JK di Jakarta, Minggu 14/9. [suara.com/Tengku Sufiyanto]

Suara.com - Rencana pemerintahan Joko Widdo – Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mendatang yang akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Migas untuk memberantas mafia migas dinilai tidak efektif.

Cara itu dinilai Peneliti Indonesia For Global Justice, Salamudin Daeng hanya akan mengganti mafia lama dengan mafia baru.

"Masyarakat yakin yang penting langkahnya ada sistem. Kalau Jokowi hanya membentuk Satgas, hal tersebut tidak lepas dari mafia lama dan bisa saja memunculkan mafia baru. Pendekatan itu saya tidak percaya bisa memberantas," ungkapnya dalam diskusi di Restoran Dapur Selera, Tebet, Jakarta, Minggu (14/9/2014).

Menurut Salamudin, salah satu cara memberantas mafia migas adalah dengan pendekatan sistemik, yaiu sistem pengelolaan migas harus dikembalikan ke konstitusi Indonesia yaitu UUD 1945 atas dasar kekayaan alam harus dimanfaatkan untuk kemakmuran bangsa.

"Kalau satgas hanya mengganti mafia atau menggeser mafia lama dengan mafia baru, tentunya harus ada sistem negara yang mempunyai kekuasaan penuh, karena satgas hanya menambah birokrasi dalam migas," jelasnya.

Dirinya menilai, pergerakan mafia saat ini dinilai berbeda dengan mafia zaman Presiden Soeharto memimpin di era orde baru yaitu mafia masih dikendalikan negara. Namun,  pada kenyataannya sekarang justru mafia yang mengendalikan pemerintahan.

"Menyelesaikan ini tidak mungkin orang per orang, harus pendekatan sistemik, sebuah sistem yang benar mengatasinya. Misalnya jadikan BUMN tulang punggung negara yang powerfull dalam mengelola migas," pungkasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IMC Ingatkan Jokowi Jangan Akrab dengan Mafia Migas

IMC Ingatkan Jokowi Jangan Akrab dengan Mafia Migas

News | Jum'at, 12 September 2014 | 17:07 WIB

Pengamat: Menteri Jokowi-JK Tidak Bergaya Hidup Mewah

Pengamat: Menteri Jokowi-JK Tidak Bergaya Hidup Mewah

News | Jum'at, 12 September 2014 | 11:27 WIB

Anggaran Rapat Rp18 Triliun, Jokowi: Masa Rapat Segitu, Itu Rapat Apa?

Anggaran Rapat Rp18 Triliun, Jokowi: Masa Rapat Segitu, Itu Rapat Apa?

News | Rabu, 10 September 2014 | 18:45 WIB

Pengamat: Jokowi Merekrut Calon Menteri Seperti Kontes Akademia

Pengamat: Jokowi Merekrut Calon Menteri Seperti Kontes Akademia

News | Selasa, 09 September 2014 | 14:09 WIB

Rencana Merger Kementerian di Kabinet Jokowi-JK Dinilai Efektif

Rencana Merger Kementerian di Kabinet Jokowi-JK Dinilai Efektif

News | Minggu, 07 September 2014 | 16:05 WIB

Kasus Jero Wacik Pintu Masuk untuk Bongkar Mafia Migas

Kasus Jero Wacik Pintu Masuk untuk Bongkar Mafia Migas

Bisnis | Sabtu, 06 September 2014 | 13:07 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×